Sebuah tim peneliti di laboratorium Theresa Desrochers, Carney Institute for Brain Science di Brown University, mempelajari perilaku berurutan abstrak dan fungsi otak pada orang dengan OCD. Penelitian ini dipublikasikan di Imaging Neuroscience dan penulis utama adalah Hannah Doyle, peneliti pascadoktoral di laboratorium tersebut.
Peserta menjalani tugas kognitif berurutan dalam pemindai MRI; misalnya mereka diminta menyebut warna atau bentuk dalam urutan tertentu. Secara perilaku, orang dengan OCD mampu melakukan urutan itu sama baiknya dengan kelompok kontrol, tetapi pemindaian otak menunjukkan perbedaan: otak pasien OCD merekrut lebih banyak wilayah.
Aktivitas tambahan muncul di area yang terkait pengendalian tugas motorik dan kognitif, memori kerja, serta pengenalan objek. Beberapa wilayah yang aktif belum pernah dikaitkan sebelumnya dengan OCD, seperti gyrus temporal tengah dan area yang membentang antara gyrus oksipital dan persimpangan temporo-oksipital. Nicole McLaughlin dari Brown menyatakan temuan ini dapat menunjuk target pengobatan baru, misalnya memosisikan ulang kumparan TMS. Para peneliti kini menguji apakah tugas ini dapat menjadi indikator efektivitas perawatan. Penelitian dibiayai oleh National Institute of Mental Health dan National Institute of General Medical Sciences.
Kata-kata sulit
- berurutan — yang terjadi satu demi satu sesuai pola
- pascadoktoral — pekerjaan atau penelitian setelah gelar doktor
- pemindai — alat untuk mengambil gambar bagian tubuhpemindai MRI
- merekrut — mengaktifkan atau menggunakan bagian tertentu
- memori kerja — ingatan yang digunakan untuk tugas sementara
- pengenalan — proses mengenali sesuatu yang sudah dikenal
- indikator — sesuatu yang menunjukkan hasil atau perubahan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa para peneliti tertarik melihat aktivitas otak padahal perilaku orang dengan OCD sama dengan kelompok kontrol?
- Bagaimana temuan tentang wilayah otak yang baru bisa mempengaruhi pilihan perawatan untuk pasien OCD menurut artikel?
- Menurut Anda, apa keuntungan menggunakan tugas kognitif dalam pemindai MRI sebagai indikator efektivitas perawatan?
Artikel terkait
Menargetkan Sirkuit Otak Kurangi Kambuh Opioid
Peneliti dari Washington State University melaporkan bahwa menargetkan sirkuit antara korteks prelimbik dan thalamus paraventrikular mengurangi perilaku mencari obat pada model praklinis opioid. Studi ini memakai kemogenetika dan optogenetika.
Bakteri Usus Masuk Otak pada Tikus Setelah Diet Berlemak
Peneliti Emory University melaporkan bahwa bakteri dari usus tikus dapat mencapai otak setelah tikus diberi diet tinggi lemak. Studi pada model tikus mengaitkan perubahan mikrobioma, kebocoran penghalang usus, dan jalur lewat saraf vagus.
Pencitraan menunjukkan perubahan koneksi otak pada Parkinson
Peneliti menggunakan pemindaian PET untuk mengukur dua penanda otak pada orang sehat dan pasien Parkinson. Mereka menemukan hubungan normal antara penanda itu terganggu pada pasien, sehingga gabungan penanda memberi gambaran perkembangan penyakit lebih jelas.