- Para peneliti memperingatkan tentang obat sehari-hari dan imunoterapi kanker.
- Obat yang biasa dipakai dapat mengubah hasil pengobatan kanker.
- Imunoterapi memakai sistem kekebalan pasien untuk melawan sel kanker.
- Beberapa obat tampak membuat imunoterapi kurang efektif pada pasien.
- Obat lain dilaporkan bisa meningkatkan respons terhadap imunoterapi pasien.
- Para peneliti menelaah banyak studi tentang pengaruh obat sehari-hari.
- Mereka minta catat semua obat, termasuk obat bebas pasien.
- Pasien dan dokter perlu berdiskusi soal obat yang dipakai.
Kata-kata sulit
- imunoterapi — pengobatan yang pakai sistem kekebalan tubuh
- kekebalan — kemampuan tubuh melawan penyakit dan kuman
- menelaah — memeriksa atau membaca studi dan data
- efektif — memberi hasil yang diharapkan atau berhasil
- respons — reaksi tubuh terhadap pengobatan atau penyakit
- peneliti — orang yang melakukan studi atau penelitian
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda pernah berdiskusi dengan dokter tentang obat?
- Apakah Anda memakai satu obat setiap hari?
- Apakah Anda tahu arti sistem kekebalan tubuh?
Artikel terkait
Antioksidan dosis tinggi dapat merusak sperma dan bentuk wajah anak
Studi pada tikus menemukan konsumsi rutin antioksidan dosis tinggi dapat merusak DNA sperma dan mengubah bentuk tengkorak serta wajah keturunan, terutama pada anak perempuan. Peneliti menyarankan kehati-hatian pada pria yang mengonsumsi suplemen tinggi.
Penyintas Kanker Muda Menua Lebih Cepat
Studi baru menemukan penyintas kanker remaja dan dewasa muda menunjukkan penuaan biologis lebih cepat, termasuk perubahan sel dan fungsi otak yang berkaitan dengan memori dan perhatian. Peneliti sedang menguji intervensi seperti olahraga dan nutrisi.
AI Membimbing Mahasiswa Bedah Saat Latihan Menjahit Luka
Para peneliti di Johns Hopkins mengembangkan AI yang menilai dan memberi umpan balik personal pada mahasiswa kedokteran saat berlatih menjahit luka. Studi acak dengan 12 mahasiswa menunjukkan manfaat terbesar bagi yang sudah punya dasar bedah.
RNA kecil kendalikan kolesterol dan penyakit jantung
Peneliti menemukan molekul RNA kecil bernama tsRNA-Glu-CTC yang mengatur produksi kolesterol melalui SREBP2. Pada tikus, menurunkan molekul ini mengurangi kolesterol dan aterosklerosis; temuan serupa juga terlihat pada sampel darah manusia.