📖+10 XP
🎧+10 XP
✅+15 XP
Azerbaijan dan Armenia Bertemu untuk Pembicaraan DamaiCEFR A1
17 Jul 2025
Diadaptasi dari Arzu Geybullayeva, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Zulfugar Karimov, Unsplash
Level A1 – PemulaCEFR A1
2 mnt
75 kata
- Azerbaijan dan Armenia bertemu di luar negeri pada pertemuan penting.
- Pertemuan ini adalah kontak bilateral pertama tanpa perantara internasional.
- Keduanya membahas normalisasi hubungan negara mereka secara langsung.
- Perbatasan dan koridor lalu lintas menjadi topik utama diskusi.
- Ada diskusi tentang pembukaan jalur transit dan pengembangan.
- Banyak rincian pertemuan tetap dirahasiakan oleh pejabat.
- Konflik lama membuat banyak orang meninggalkan rumah mereka.
- Masih ada rintangan politik dan diplomatik sebelum damai tercapai.
- Pertemuan itu dianggap sebagai langkah awal penting.
Kata-kata sulit
- luar negeri — negara lain, bukan negara sendiri
- bilateral — melibatkan dua pihak atau dua negara
- perantara — orang atau pihak yang menjadi penghubungperantara internasional
- normalisasi — proses membuat hubungan kembali baik
- perbatasan — garis atau daerah antara dua negara
- merahasiakan — menyembunyikan informasi agar tidak diketahuidirahasiakan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah ke luar negeri?
- Apakah menurutmu pertemuan langsung penting?
- Pernahkah kamu melihat berita tentang perbatasan?
Artikel terkait
28 Des 2025
Bagaimana Kongres Bereaksi di Media Sosial Setelah Penembakan Massal
Studi menganalisis posting anggota Kongres di X selama dua tahun dan menemukan perbedaan besar antara dua partai. Demokrat cenderung menulis tentang senjata segera setelah penembakan, sedangkan Republik jarang menunjukkan respons serupa.
22 Okt 2025
13 Nov 2025
14 Okt 2025
Unjuk Rasa Pelajar di Nepal Memicu Bentrokan Fatal
Pada awal September 2025 unjuk rasa pelajar di Kathmandu berkembang menjadi bentrokan setelah polisi menembak ke kerumunan; setidaknya 19 orang tewas. Pemerintah menunjuk Sushila Karki sebagai perdana menteri sementara dan menjanjikan penyelidikan serta pemilihan baru.
16 Des 2025