- Para peneliti menemukan jaringan koneksi baru di otak manusia.
- Jaringan itu menghubungkan batang otak dan sumsum tulang belakang.
- Jaringan ini membantu mengendalikan gerak tangan dan lengan atas.
- Tim peneliti memindai otak tikus serta otak manusia memakai fMRI.
- Mereka melatih tikus untuk menekan tuas kecil berulang kali.
- Manusia menggenggam perangkat dan menekannya menggunakan jari-jari mereka.
- Dua wilayah medula terlihat aktif pada kedua spesies mamalia.
- Temuan ini bisa membantu terapi setelah stroke atau cedera neurologis.
Kata-kata sulit
- jaringan — kumpulan koneksi antara sel atau bagian tubuhjaringan koneksi baru
- batang otak — bagian bawah otak yang terhubung ke tulang belakang
- sumsum tulang belakang — jaringan di dalam tulang belakang yang membawa sinyal
- mengendalikan — mengatur gerak atau tindakan tubuh
- memindai — melihat bagian dalam tubuh dengan alat
- terapi — perawatan untuk membantu penyembuhan atau fungsi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu menggenggam dan menekan sesuatu dengan jari?
- Pernahkah kamu melihat mesin pemindai di rumah sakit?
- Apakah kamu kenal seseorang yang menjalani terapi setelah cedera?
Artikel terkait
Kebiasaan Tidur Terkait Penuaan Otak
Studi dengan pemindaian otak dan kuesioner dari lebih dari 23.000 orang dewasa menemukan beberapa kebiasaan tidur terkait volume lesi materi putih yang lebih besar. Peneliti mengatakan memperbaiki tidur mungkin membantu mengurangi penuaan otak dan risiko demensia.
Sirkuit tersembunyi di serebelum bantu pembelajaran gerak
Ilmuwan menemukan sirkuit di serebelum yang menjelaskan bagaimana otak belajar dari kesalahan gerak. Temuan ini, hasil kolaborasi akademik, menunjukkan mekanisme disinhibisi yang membuka waktu untuk plastisitas dan pembelajaran.
Alat Komputasi Baru Ungkap Sel Pengatur Jam Tubuh
Para peneliti mengembangkan metode komputasi bernama MITE untuk memetakan komunikasi antar sel di nukleus suprachiasmatik (SCN), pusat ritme sirkadian. Temuan menunjukkan sel hub kecil sangat penting untuk sinkroni jaringan dan mungkin membantu menyelaraskan jam biologis.