LingVo.club
Level
Vaksin eksperimental menunjukkan hasil menjanjikan untuk CCHF pada tikus — Level A2 — pink and white flower petals

Vaksin eksperimental menunjukkan hasil menjanjikan untuk CCHF pada tikusCEFR A2

30 Des 2025

Diadaptasi dari Iqbal Pittalwala - UC Riverside, Futurity CC BY 4.0

Foto oleh CDC, Unsplash

Level A2 – Dasar / Elementer
2 mnt
115 kata

CCHF adalah penyakit virus yang menyebar lewat kutu dan ternak. Penyakit ini dapat menyebabkan demam mendadak, perdarahan, dan dapat menewaskan hingga 40% orang yang terinfeksi. Wabah pernah terjadi di Afrika, Asia, Eropa Timur, dan Timur Tengah. Saat ini tidak ada vaksin atau pengobatan yang disetujui.

Sebuah studi pada tikus melaporkan hasil menjanjikan untuk vaksin eksperimental. Vaksin itu memakai partikel replikon mirip virus yang masuk ke sel tetapi tidak dapat bereplikasi. Peneliti menemukan antibodi setelah satu atau dua dosis, dan antibodi tetap terdeteksi hingga 18 bulan. Dosis penguat membuat antibodi lebih kuat dan lebih stabil.

Langkah berikutnya adalah produksi skala besar sesuai standar GMP sebelum uji klinis pada manusia, bekerja dengan beberapa lembaga kesehatan dan universitas.

Kata-kata sulit

  • replikonbagian mirip virus yang dapat masuk ke sel
  • antibodiprotein tubuh yang melawan infeksi
  • vaksinbahan yang merangsang kekebalan tubuh
    vaksin eksperimental
  • perdarahankeluarnya darah dari tubuh atau organ
  • uji klinispenelitian pada manusia untuk obat atau vaksin
  • dosis penguatdosis tambahan untuk meningkatkan kekebalan

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Apakah Anda khawatir jika ada wabah penyakit yang berasal dari hewan? Mengapa?
  • Bagaimana menurut Anda manfaat vaksin yang menghasilkan antibodi sampai 18 bulan?
  • Menurut Anda, mengapa penting produksi sesuai standar sebelum uji klinis?

Artikel terkait

Menjaga kebiasaan sehat saat liburan — Level A2
9 Des 2025

Menjaga kebiasaan sehat saat liburan

Liburan sering mengganggu rutinitas kesehatan. Seorang peneliti di Virginia Tech menyarankan cara realistis seperti menumpuk kebiasaan, membuat permainan, melibatkan orang lain, dan menerima perubahan waktu untuk menjaga kesejahteraan.

Vaksin eksperimental menunjukkan hasil menjanjikan untuk CCHF pada tikus — Bahasa Indonesia Level A2 | LingVo.club