- Penelitian baru menemukan masalah besar pada iklan televisi.
- Iklan televisi ternyata kurang efektif daripada yang dipikirkan.
- Para peneliti memeriksa data menonton di rumah-rumah.
- Mereka menghubungkan data itu dengan pembelian makanan.
- Hasil menunjukkan iklan sering kurang memberi pengaruh nyata.
- Banyak pengiklan masih memakai anggaran besar untuk iklan televisi.
- Reaksi penonton berbeda menurut jenis acara yang ditonton.
- Promosi bisa meningkatkan pembelian pertama pelanggan baru.
- Respons iklan biasanya muncul beberapa hari setelah pembelian.
- Cara baru memberi pengukuran yang lebih tepat untuk iklan.
Kata-kata sulit
- penelitian — studi atau pemeriksaan untuk menemukan fakta
- efektif — memberi hasil atau efek yang diharapkan
- data — informasi atau angka yang dikumpulkan untuk analisis
- pembelian — tindakan membeli barang atau jasa
- pengiklan — orang atau perusahaan yang membuat iklan
- anggaran — kumpulan uang yang disiapkan untuk pengeluaran
- pengukuran — cara untuk melihat atau menghitung hasil iklan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu sering melihat iklan televisi?
- Pernahkah promosi membuatmu membeli sesuatu?
Artikel terkait
Perjanjian Kesehatan AS dengan Negara-negara Afrika
Sebuah gelombang perjanjian bilateral antara Amerika Serikat dan negara-negara Afrika menimbulkan kekhawatiran tentang pengendalian data kesehatan, pembagian sampel patogen, dan kondisi pendanaan. Empat belas negara telah menandatangani di bawah pendekatan "America First Global Health".
Membeli untuk Berbagi Lebih Menimbulkan Kecemasan
Sebuah studi menemukan bahwa membeli barang untuk dibagikan membuat orang lebih cemas dibandingkan membeli untuk diri sendiri atau untuk orang lain. Penelitian itu juga memberi saran sederhana untuk mengurangi kecemasan, seperti menanyakan preferensi orang lain.
Laporan PBB: Pemasaran Susu Bubuk Merugikan Anak
Laporan terkait PBB memperingatkan bahwa pemasaran luas susu bubuk bayi mengurangi penyusuan dan merugikan kesehatan anak. WHO dan UNICEF menyebut menyusui dapat mencegah banyak kematian anak dan beberapa kematian akibat kanker payudara ibu setiap tahun.