- Gelombang perjanjian kesehatan baru muncul.
- Perjanjian antara Amerika Serikat dan Afrika.
- Empat belas negara Afrika menandatangani perjanjian.
- Perjanjian minta berbagi data kesehatan cepat.
- Ada aturan untuk memberi tahu tentang wabah.
- Kritik khawatir tentang pengendalian data.
- Kritik juga khawatir pembagian sampel patogen.
- Di Kenya pengadilan hentikan bagian perjanjian.
- Pengamat minta kajian dan pengawasan lebih.
- Tujuan perjanjian untuk perluas pengawasan penyakit.
Kata-kata sulit
- perjanjian — kesepakatan tertulis antara dua pihak atau lebih
- berbagi — memberi bagian kepada orang lain bersama-sama
- wabah — penyakit yang menyebar cepat ke banyak orang
- patogen — mikroorganisme yang menyebabkan penyakit pada manusia
- pengawasan — kegiatan memantau dan memeriksa penyakit atau data
- pengadilan — lembaga hukum yang memutuskan kasus atau sengketa
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda setuju data kesehatan dibagi cepat antar negara?
- Pernahkah Anda melihat berita tentang wabah?
- Apakah menurut Anda perlu ada pengawasan lebih untuk perjanjian seperti ini?
Artikel terkait
Risk Know-How, Platform Baru untuk Berbagi Pengalaman Risiko
Risk Know-How adalah layanan daring yang diluncurkan pada pertemuan AAAS untuk membantu komunitas berisiko berbagi pengalaman dan mendapat nasihat ahli tentang ancaman seperti wabah, cuaca ekstrem, dan risiko kecerdasan buatan.
Uzbekistan Bangun Fasilitas Pengolahan Sampah Jadi Energi dengan Investor China
Uzbekistan memulai pembangunan fasilitas pengubah limbah menjadi energi bersama perusahaan China pada Juli. Dua fasilitas pertama di Andijan dan Samarkand masing-masing bakar 1,500 ton per hari dan hasilkan 240 million kWh listrik, tetapi ada kekhawatiran transparansi dan kesehatan.
Ilmuwan Afrika Selatan Pantau Kualitas Udara Waktu Nyata dengan Metode Fisika Partikel
Ilmuwan di Afrika Selatan mengadaptasi metode fisika partikel untuk sistem AI_r yang memantau kualitas udara waktu nyata menggunakan sensor murah, IoT, dan kecerdasan buatan. Proyek memasang 500 sensor di Sedibeng tahun depan dan mendapat dukungan internasional.