Sebuah studi baru dari Duke Health memberikan informasi penting tentang obat Alzheimer bernama lecanemab. Obat ini bekerja dengan menyingkirkan protein khusus di otak untuk memperlambat perkembangan penyakit. Peneliti mengamati lebih dari 230 pasien yang menerima pengobatan selama lebih dari satu tahun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 80 persen pasien dapat bertahan menjalani pengobatan selama minimal satu tahun. Namun, sekitar 21 persen pasien terpaksa menghentikan pengobatan karena mengalami reaksi yang tidak diinginkan. Salah satu fokus utama penelitian adalah efek samping bernama ARIA, yang melibatkan pembengkakan atau pendarahan di otak.
Sekitar 24,3 persen pasien mengalami ARIA, dan risiko ini empat kali lebih tinggi pada pasien dengan dua salinan gen APOE ε4. Selain itu, sekitar 31 persen pasien mengalami efek samping serius lainnya seperti jatuh atau stroke. Walaupun demikian, mengalami ARIA tidak memengaruhi hasil tes ingatan pasien pada bulan ke-12.
Obat lecanemab memang tidak dapat menyembuhkan Alzheimer secara total. Meskipun begitu, obat ini membantu pasien tetap mandiri lebih lama dan memberikan waktu yang berharga bagi keluarga mereka.
Kata-kata sulit
- perkembangan — proses bertambah maju atau membesarnya sesuatu dari waktu ke waktu
- menghentikan — membuat suatu kegiatan atau proses tidak berlanjut lagi
- pembengkakan — kondisi bagian tubuh yang menjadi lebih besar dari biasanya
- pendarahan — peristiwa keluarnya darah dari bagian tubuh tertentu
- mandiri — keadaan dapat melakukan sesuatu sendiri tanpa bantuan orang lain
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurut Anda, mengapa obat yang tidak menyembuhkan secara total tetap penting bagi pasien Alzheimer dan keluarga mereka?
- Apa saja yang perlu dipertimbangkan pasien dan keluarga sebelum menyetujui pengobatan yang memiliki efek samping serius?
Artikel terkait
Novartis Mengumumkan GanLum, Obat Malaria Baru
Novartis mengumumkan GanLum, pengobatan malaria baru dengan molekul ganaplacide. Uji akhir menunjukkan hasil kuat dan obat ini mungkin membantu melawan resistensi obat; persetujuan regulasi bisa datang sekitar 16 bulan dan tersedia pada 2027.
Pencitraan menunjukkan perubahan koneksi otak pada Parkinson
Peneliti menggunakan pemindaian PET untuk mengukur dua penanda otak pada orang sehat dan pasien Parkinson. Mereka menemukan hubungan normal antara penanda itu terganggu pada pasien, sehingga gabungan penanda memberi gambaran perkembangan penyakit lebih jelas.
Gagandeep Kang: Vaksin Rotavirus dan Pencegahan Wabah di India
Gagandeep Kang meminta India menyiapkan alat untuk mencegah wabah virus dengan mengembangkan vaksin rotavirus buatan dalam negeri dan memperkuat surveilans. Ia menekankan pentingnya pemerataan vaksin, bukti ilmiah, dan komunikasi sains yang berkelanjutan.
Alat Skrining Depresi Andal untuk Orang dengan Nyeri Kronis
Penelitian menemukan alat skrining depresi PHQ-8 memberi hasil yang serupa bagi orang dengan dan tanpa nyeri kronis. Temuan ini menunjukkan klinisi dapat percaya hasil skrining dan menawarkan dukungan kesehatan mental secara sensitif.