Para peneliti mengidentifikasi sebuah molekul RNA kecil bernama tsRNA-Glu-CTC yang berperan dalam mengendalikan produksi kolesterol di hati. Mereka menemukan molekul ini dengan metode pengurutan bernama PANDORA-seq yang dikembangkan di UC Riverside.
Pada model tikus, tsRNA-Glu-CTC sangat melimpah dan kadarnya berubah sejalan dengan kadar kolesterol. Tim menunjukkan bahwa molekul ini memengaruhi SREBP2, protein kunci yang mengatur gen pembuat kolesterol.
Peneliti menurunkan tsRNA-Glu-CTC menggunakan antisense oligonucleotide (ASO) dan melihat penurunan kolesterol serta aterosklerosis yang lebih ringan pada tikus. Analisis sampel darah manusia juga menunjukkan orang dengan tsRNA-Glu-CTC meningkat cenderung punya kolesterol sirkulan lebih tinggi.
Kata-kata sulit
- molekul — bagian sangat kecil dari zat
- mengidentifikasi — menemukan dan menunjukkan apa itu
- pengurutan — menyusun urutan basa atau data
- mengembangkan — membuat atau memperbaiki sesuatu barudikembangkan
- penurunan — perubahan menuju jumlah yang lebih rendah
- aterosklerosis — penyakit pembuluh darah karena plak
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda penelitian ini bisa membantu pasien dengan kolesterol tinggi? Mengapa?
- Apakah Anda setuju penggunaan tikus dalam penelitian medis? Jelaskan singkat alasannya.
- Jika tes darah menunjukkan molekul ini tinggi, apa yang Anda pikirkan tentang kesehatan hati?
Artikel terkait
Kesenjangan Pengetahuan dan Vaksinasi Campak di Departemen Gawat Darurat
Studi UC Riverside menemukan kesenjangan pengetahuan dan cakupan vaksin MMR di pasien yang datang ke departemen gawat darurat. Data dari April–Desember 2024 menunjukkan banyak pasien tidak yakin status vaksinasi dan ada disparitas akses.
Beberapa Generasi di AS Alami Kematian Lebih Tinggi
Studi baru menelaah akta kematian di Amerika Serikat selama beberapa dekade dan menemukan bahwa beberapa kohor lahir mengalami mortalitas lebih tinggi. Penyebabnya kompleks, termasuk overdosis, bunuh diri, alkohol, dan lambatnya perbaikan penyakit jantung.