Gagal jantung memengaruhi banyak orang, dan beberapa pasien mendapat alat LVAD. Alat ini mengurangi beban pada jantung sehingga organ bisa beristirahat dan berpeluang pulih.
Dalam studi baru, peneliti menemukan protein bernama PERM1. Mereka membandingkan jaringan jantung yang diambil sebelum dan setelah pemasangan LVAD. Hasil menunjukkan PERM1 kembali mendekati normal hanya pada pasien yang jantungnya pulih, sedangkan pada pasien lain PERM1 tetap rendah.
Temuan ini menunjukkan hubungan antara PERM1 dan pemulihan, tetapi para peneliti masih belum tahu apakah PERM1 menyebabkan pemulihan atau hanya menandainya.
Kata-kata sulit
- jaringan — kumpulan sel di dalam tubuh
- pemasangan — aksi menempatkan alat di tubuh
- pemulihan — proses tubuh menjadi sehat lagi
- membandingkan — melihat persamaan dan perbedaan dua hal
- mengurangi — membuat jumlah atau tekanan lebih kecil
- menandai — memberi tanda untuk menunjukkan sesuatumenandainya
- protein — molekul penting dalam sel dan jaringan tubuh
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurut Anda, apa manfaat LVAD untuk pasien dengan gagal jantung?
- Mengapa peneliti belum tahu apakah PERM1 menyebabkan pemulihan?
- Apa yang bisa dilakukan dokter untuk membantu jantung beristirahat dan pulih?
Artikel terkait
Transplantasi sel bantu kesehatan jantung setelah cedera sumsum tulang belakang
Para peneliti menguji transplantasi sel pada tikus untuk memperbaiki kontrol saraf atas tekanan darah dan denyut jantung setelah cedera sumsum tulang belakang. Hasil menunjukkan perbaikan saraf, namun respons hormon berlebih tetap ada.
Tambalan Mikronada untuk Memulihkan Jantung Setelah Serangan Jantung
Para peneliti mengembangkan tambalan biodegradable dengan mikronada yang melepaskan interleukin-4 (IL-4) langsung ke permukaan jantung. Pendekatan ini mengubah makrofag menjadi penyembuh, mengurangi jaringan parut, dan menjaga pengobatan tetap lokal.
RNA kecil kendalikan kolesterol dan penyakit jantung
Peneliti menemukan molekul RNA kecil bernama tsRNA-Glu-CTC yang mengatur produksi kolesterol melalui SREBP2. Pada tikus, menurunkan molekul ini mengurangi kolesterol dan aterosklerosis; temuan serupa juga terlihat pada sampel darah manusia.