A-fib adalah detak jantung tidak teratur yang memengaruhi banyak orang di seluruh dunia. Selama lebih dari 30 tahun tidak banyak obat baru, karena peneliti kekurangan model jantung manusia yang baik.
Di Michigan State University, tim yang dipimpin Aitor Aguirre mulai pada 2020 mengembangkan organoid mirip jantung. Organoid itu kecil dan berdetak ritmis. Mereka dibuat dari sel punca manusia yang disumbangkan. Para peneliti menambahkan sel kekebalan dan memicu peradangan sehingga organoid menunjukkan detak tidak teratur seperti A-fib. Ketika obat antiinflamasi diberikan, ritme jantung menjadi lebih normal. Hasil ini dipublikasikan di Cell Stem Cell.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan studi atau penelitianPara peneliti
- model — contoh atau pola yang dipakai untuk studimodel jantung manusia
- organoid — struktur kecil seperti organ manusiaorganoid mirip jantung
- sel punca — sel yang bisa berkembang jadi jenis sel lainsel punca manusia
- sel kekebalan — sel tubuh yang melawan penyakit atau infeksi
- peradangan — respon tubuh terhadap cedera atau infeksi
- antiinflamasi — obat yang mengurangi peradangan atau nyeriobat antiinflamasi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu setuju penggunaan organoid untuk penelitian jantung? Mengapa?
- Bagaimana perasaanmu tentang penggunaan sel yang disumbangkan untuk penelitian?
- Menurutmu, mengapa ritme jantung penting untuk kesehatan?
Artikel terkait
Tambalan Mikronada untuk Memulihkan Jantung Setelah Serangan Jantung
Para peneliti mengembangkan tambalan biodegradable dengan mikronada yang melepaskan interleukin-4 (IL-4) langsung ke permukaan jantung. Pendekatan ini mengubah makrofag menjadi penyembuh, mengurangi jaringan parut, dan menjaga pengobatan tetap lokal.
Lemak beige pengatur tekanan darah
Penelitian menemukan bahwa kehilangan identitas lemak beige membuat pembuluh darah kaku dan menaikkan tekanan darah. Studi pada tikus menunjukkan enzim dari lemak yang berubah memicu perubahan jaringan vaskular dan memberi petunjuk target terapi baru.
Latihan Psikologis Positif dan Kesehatan Jantung
Sebuah studi yang dipublikasikan di Cardiology Clinics menunjukkan latihan psikologis positif—seperti rasa syukur, mindfulness, dan optimisme—dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Manfaat paling konsisten muncul saat intervensi dilakukan setiap hari selama 8–12 minggu.
Sleep apnea yang tidak diobati percepat penuaan jantung
Studi laboratorium pada tikus menemukan bahwa sleep apnea yang tidak diobati—dengan penurunan oksigen berulang—mempercepat penuaan kardiovaskular dan meningkatkan angka kematian. Penulis menekankan pentingnya skrining dini dan pengobatan seperti CPAP.