Vokalis Stoptime Diselidiki setelah Tampil di Nevsky ProspectCEFR B2
22 Okt 2025
Diadaptasi dari Daria Dergacheva, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Bradley Andrews, Unsplash
Otoritas di Sankt Peterburg membuka penyelidikan setelah sebuah video penampilan band jalanan Stoptime di Nevsky Prospect tersebar secara daring. Fokus utama perkara adalah Diana "Naoko" Loginova, vokalis berusia 18 tahun. Kejaksaan menuduhnya telah mengorganisir aksi tidak berizin yang mengganggu ketertiban umum (Bagian 1, Pasal 20.2.2 dari Kode Administratif). Menurut laporan Meduza, Loginova ditahan, menginap di kantor polisi, dan dibawa ke pengadilan dalam keadaan diborgol; pengadilan munisipal kemudian menetapkan penahanan selama 13 hari.
Penangkapan itu dipicu oleh lagu-lagu yang dibawakan Stoptime; grup itu memainkan karya dari artis yang telah diberi label "agen asing," antara lain:
- Monetochka
- Noize MC (Ivan Alekseyev)
- Zemfira
- Pornofilmy
Salah satu lagu Monetochka, "Itu terjadi di Rusia," menurut terjemahan lirik memuat kesedihan karena meninggalkan rumah dan kemarahan terhadap kondisi politik serta sikap agresif Rusia. Lagu Noize MC yang dibawakan juga pernah dinyatakan sebagai "informasi yang dilarang di Rusia" oleh Pengadilan Distrik Primorsky pada Mei 2025; pelaporan lokal menyebut lirik lagu itu menyiratkan keinginan menggulingkan rezim Presiden Putin yang disebut represif. Media melaporkan bahwa aksi publik seperti ini sekarang dapat menimbulkan konsekuensi hukum yang lebih serius.
Bumaga menyebut gitaris dan drummer Stoptime juga menjadi objek penyelidikan, meskipun mereka belum dibawa ke pengadilan. RBC menulis bahwa Loginova belajar piano di Rimsky-Korsakov Music College dan meraih beberapa penghargaan, termasuk di festival Russian Student Spring. TV Rain memperingatkan kemungkinan munculnya dakwaan pidana kedua, berdasarkan pasal tentang mendiskreditkan militer Rusia, yang — jika diajukan — bisa membawa ancaman hukuman penjara. Sampai kini belum jelas langkah hukum selanjutnya atau bagaimana penyelidikan terhadap anggota band lain akan berkembang.
Kata-kata sulit
- penyelidikan — proses pemeriksaan fakta oleh pihak berwenang
- menuduh — menyatakan seseorang bersalah atau bertanggung jawabmenuduhnya
- ketertiban umum — keadaan masyarakat yang tertib dan aman
- memborgol — memasang alat pengikat pada pergelangan tangan seseorangdiborgol
- agen asing — sebutan resmi untuk organisasi atau individu yang diduga dipengaruhi asing
- informasi yang dilarang — data atau pesan yang pemerintah melarang penyebarannya
- mendiskreditkan — merusak reputasi atau menghina pihak lain
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda pelabelan artis sebagai "agen asing" dapat memengaruhi pertunjukan musik publik? Berikan alasan.
- Apa risiko hukum yang mungkin dihadapi anggota band selain vokalis, berdasarkan teks?
- Bagaimana tindakan penahanan dan persidangan bisa memengaruhi karier seorang musisi muda seperti Loginova? Jelaskan dengan contoh.
Artikel terkait
Masalah Makanan dan Kesehatan yang Menyebar Antar Tempat
Dari pengalaman di Turki, penulis menunjukkan bagaimana masalah makanan, kesehatan, dan layanan publik saling terkait dan dapat menyebar ke tempat lain. Penulis menyoroti tiga jalur penyebaran dan meminta tindakan praktis dan solidaritas.
Perubahan Perfilman di Afghanistan di Bawah Taliban
Sejak Agustus 2021 Taliban mengubah kehidupan film dan budaya Afghanistan. Investigasi Hasht-e Subh Daily dan wawancara menunjukkan penutupan bioskop, larangan perempuan, pembubaran Afghan Film, serta ancaman terhadap arsip film bersejarah.
Unjuk Rasa Pelajar di Nepal Memicu Bentrokan Fatal
Pada awal September 2025 unjuk rasa pelajar di Kathmandu berkembang menjadi bentrokan setelah polisi menembak ke kerumunan; setidaknya 19 orang tewas. Pemerintah menunjuk Sushila Karki sebagai perdana menteri sementara dan menjanjikan penyelidikan serta pemilihan baru.
Dari dokter jadi pengungsi: Elizabeth, musik, dan perlawanan
Setelah kudeta 2021, Exile Hub lahir untuk mendukung jurnalis dan pembela HAM Myanmar. Elizabeth, dokter yang menolak bekerja untuk junta, melarikan diri ke pengasingan dan membuat lagu serta seri video untuk merayakan perempuan Myanmar.