Kota spons dan banjir di Asia TenggaraCEFR A1
22 Sep 2025
Diadaptasi dari Hasya Nindita, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Kelvin Zyteng, Unsplash
- Cuaca ekstrem menyebabkan banjir besar di Asia Tenggara.
- Pada Maret 2025 Jakarta tergenang dan banyak korban.
- Setidaknya 9 orang meninggal dalam banjir itu.
- Sekitar 90.000 orang kehilangan tempat tinggalnya.
- Peristiwa ini mengingatkan banjir di 2020 juga.
- Manila dan Ho Chi Minh City juga hujan sangat deras.
- Jalan di Ho Chi Minh tergenang lebih dari satu meter.
- Perubahan iklim membuat banjir lebih sering.
- China punya 641 dari 654 kota yang sering banjir.
- Kota spons menyerap air hujan dan melepaskannya perlahan.
Kata-kata sulit
- cuaca — Keadaan atmosfer; panas atau dingin.
- banjir — Air berlebih yang menggenangi tanah.banjir parah
- hujan — Air yang jatuh dari awan.
- media — Saluran untuk komunikasi dan informasi.
- pemerintah — Organisasi yang mengatur suatu negara.
- orang — Mahluk hidup manusia.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa pendapatmu tentang cuaca ekstrem?
- Bagaimana cara kamu menghadapi banjir?
- Kenapa penting untuk menjaga rumah dari banjir?
Artikel terkait
Vitamin C Bisa Melindungi Kesuburan dari Bahan Kimia Lingkungan
Penelitian pada ikan medaka menunjukkan bahwa vitamin C mengurangi kerusakan testis dan memperbaiki kesuburan pada ikan yang terpapar kalium perklorat. Temuan ini memberi harapan, tetapi diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia.
Kolera 2024: Penyebaran, Penyebab, dan Upaya Pengendalian
Kolera menyebar lewat air tercemar dan tetap menjadi ancaman karena konflik, perubahan iklim, dan sistem kesehatan yang runtuh. Pada 2024 dilaporkan 560,823 kasus dan 6,028 kematian; WHO menargetkan pengurangan lewat pencegahan dan vaksin.
China dan Limbah Makanan
China menghadapi masalah besar limbah makanan karena tradisi jamuan dan naiknya konsumsi daging. Kampanye sipil dan undang-undang baru berusaha mengurangi pemborosan, sementara pemerintah menargetkan pengurangan kerugian di seluruh rantai pangan sebelum 2027.