Penelitian dari Texas A&M University menunjukkan virus tikus umum bisa menyebabkan kerusakan otak dan masalah gerak pada model hewan. Model baru ini dibuat tanpa bahan beracun dan menggunakan infeksi oleh virus TMEV, yaitu patogen alami pada tikus.
Para peneliti mengukur infeksi, keterampilan motorik, dan pola berjalan. Mereka memakai tes tiang (pole test) untuk melihat kecepatan dan koordinasi, serta treadmill khusus untuk menilai langkah dan keseimbangan.
Hasil utama menunjukkan virus masuk ke sel otak penghasil dopamin dan sel itu kemudian rusak. Model ini menimbulkan gejala yang mirip Parkinson dan akan dibandingkan dengan model hewan standar pada penelitian selanjutnya.
Kata-kata sulit
- penelitian — kegiatan untuk mencari informasi ilmiah
- patogen — organisme yang menyebabkan penyakit pada makhluk hidup
- infeksi — masuk dan berkembangnya kuman di tubuh
- dopamin — zat kimia otak yang mempengaruhi gerak
- koordinasi — kemampuan mengontrol gerakan tubuh bersama
- gejala — tanda atau perubahan yang terlihat saat sakit
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa keuntungan membuat model hewan yang menimbulkan gejala mirip Parkinson?
- Apakah menurut Anda tes seperti pole test mudah dilakukan? Mengapa?
- Bagaimana menurut Anda penggunaan patogen alami (TMEV) berbeda dari memakai bahan beracun?
Artikel terkait
Sel Korteks Retrosplenial untuk Menemukan Jalan Bertahan Selama Evolusi
Peneliti menemukan bahwa dua tipe sel otak di korteks retrosplenial, yang membantu navigasi, terjaga selama jutaan tahun evolusi. Studi membandingkan neuron tikus dan rat dan meneliti kaitannya dengan penyakit Alzheimer.
Semprotan Hidung Baru Bantu Balikkan Penuaan Otak pada Model Praklinis
Peneliti di Texas A&M melaporkan semprotan hidung yang mengirim vesikel kecil berisi mikroRNA ke otak. Pada model praklinis, dua dosis mengurangi peradangan, memperbaiki mitokondria neuron, dan meningkatkan memori selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.