Peneliti di University of Texas at Austin mengembangkan tangan robot bernama FORTE. Alat ini menggabungkan robotika lunak dan sensor taktil agar bisa mengambil barang sangat rapuh, seperti keripik kentang dan raspberry, tanpa menghancurkan mereka.
Jari gripper dibuat dengan pencetakan 3D dan mempunyai saluran udara dalam yang berfungsi sebagai sensor. Perubahan tekanan udara terdeteksi oleh sensor tekanan kecil, lalu memberi umpan balik ke robot. Tim menguji sistem pada 31 objek dan melaporkan tingkat keberhasilan 91.9% pada percobaan pengambilan satu kali. Tim juga merilis desain perangkat keras dan algoritme secara publik.
Kata-kata sulit
- peneliti — Orang yang bekerja untuk menemukan informasi baru
- menggabungkan — Menyatukan dua hal atau lebih menjadi satu
- taktil — Berkaitan dengan rasa sentuhan pada permukaan
- rapuh — Mudah pecah atau rusak bila disentuh
- pencetakan — Proses membuat objek dari bahan menggunakan mesinpencetakan 3D
- saluran udara — Ruang atau pipa tempat udara bergerak
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurutmu tangan robot seperti FORTE bisa membantu pekerjaan sehari-hari? Mengapa?
- Pernahkah kamu memegang benda yang sangat rapuh? Ceritakan pengalaman singkatmu.
Artikel terkait
CPHIA 2025 di Durban: Kemandirian Kesehatan Afrika
Konferensi CPHIA 2025 berkumpul di Durban untuk membahas kemandirian kesehatan Afrika, termasuk rencana manufaktur vaksin yang dipimpin Africa CDC dan isu tekanan pendanaan. Pertemuan berlangsung sebelum pertemuan Menteri Kesehatan G20.
Penyebab Hydroplaning dan Cara Mencegahnya
Hydroplaning terjadi ketika air menumpuk antara ban dan jalan sehingga ban kehilangan cengkeram. Peneliti mempelajari gaya yang menyebabkan hydroplaning dan menyarankan mengemudi lebih lambat serta mengganti ban yang aus sebagai tindakan pencegahan.
Bagaimana Partikel Memperkuat Karet
Tim peneliti di University of South Florida menemukan mekanisme yang menjelaskan mengapa partikel mikroskopis menguatkan karet. Mereka memakai simulasi molekuler dan menemukan peran ketidaksesuaian rasio Poisson pada carbon black dalam membuat karet lebih kaku.