Senegal Juara AFCON 2025 di Tengah Kontroversi VARCEFR A1
26 Jan 2026
Diadaptasi dari Adesewa Olofinko, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Victor Rutka, Unsplash
- Senegal menang 1-0 atas Maroko di final.
- Pertandingan itu memicu protes dan kontroversi besar di stadion.
- Wasit memakai VAR pada menit-menit akhir laga.
- Wasit beri penalti lalu pemain Senegal protes.
- Pemain Senegal mundur dari lapangan saat protes berlangsung.
- Gol penentu datang pada perpanjangan waktu pertandingan.
- Video memperlihatkan wartawan meninggalkan konferensi pers secara tiba-tiba.
- Banyak orang bertanya tentang banyaknya acara di Maroko.
- Beberapa insiden lain juga muncul dalam video.
Kata-kata sulit
- memicu — menyebabkan reaksi atau kejadian lain
- kontroversi — perbedaan pendapat umum dan perdebatan
- VAR — sistem video untuk bantu keputusan wasit
- penalti — tendangan hukuman dari titik dekat gawang
- mundur — keluar dari lapangan atau berhenti ikut
- perpanjangan waktu — waktu tambahan setelah waktu normal pertandingan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu menonton final sepak bola?
- Apakah kamu pernah melihat protes di pertandingan?
- Apakah kamu setuju wasit memakai VAR?
Artikel terkait
Seniman dan Jurnalis Australia Menentang Penggunaan AI atas Karya Mereka
Seniman, jurnalis, dan pekerja kebudayaan Aborigin di Australia meluncurkan kampanye "Stop AI Theft" dan tagar #PayUp. Mereka menuntut hukum yang memberi kontrol, kompensasi, dan transparansi atas penggunaan karya oleh alat AI generatif.
Deepfake seksual tanpa izin di Brasil
Laporan menunjukkan AI dipakai untuk membuat dan menyebarkan gambar seksual tanpa persetujuan di beberapa bagian Brasil. Sebuah catatan teknis oleh Internetlab menyoroti lonjakan deepfake seksual dan menyerukan regulasi dan pendidikan literasi digital.
Melihat Ketidakpastian sebagai Peluang
Penelitian ETH Zurich menguji apakah memandang ketidakpastian sebagai peluang mengubah sikap politik. Setelah presentasi singkat, peserta lebih positif terhadap keberagaman, lebih mendukung perubahan sosial, dan lebih kecil kemungkinan memilih AfD.
Aktivis Kongo Melawan "Kutukan Sumber Daya" Secara Damai
François Kaserake Kamate, aktivis dari timur Republik Demokratik Kongo, menentang eksploitasi mineral yang memicu kekerasan. Ia menyerukan solidaritas, ruang bagi aktivis muda, dan strategi non-kekerasan untuk melindungi komunitas lokal.