Afrika Targetkan Produksi Vaksin Sendiri pada 2040CEFR A1
1 Agu 2025
Diadaptasi dari Guest Contributor, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Towfiqu barbhuiya, Unsplash
- Afrika ingin membuat lebih banyak vaksin pada 2040.
- Saat ini Afrika hanya memproduksi sedikit vaksin.
- Banyak vaksin masih diimpor dari luar Afrika.
- Ada beberapa proyek pembuatan vaksin di Afrika.
- Pekerjaan itu membutuhkan uang dan aturan yang baik.
- Proyek perlu transfer teknologi dari produsen lain.
- Wabah sebelumnya menunjukkan Afrika sangat rentan.
- Keberhasilan butuh kerja sama antar negara Afrika.
Kata-kata sulit
- memproduksi — membuat barang atau produk dalam jumlah banyak
- impor — membawa barang dari luar negeri ke negara inidiimpor
- proyek — kegiatan atau rencana kerja jangka tertentu
- aturan — peraturan yang mengatur apa yang boleh dilakukan
- transfer teknologi — pindah pengetahuan dan cara membuat teknologi
- rentan — mudah terkena masalah atau bahaya
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah mendapatkan vaksin?
- Apakah menurutmu negara perlu bekerja sama untuk membuat vaksin?
- Di negaramu apakah ada pabrik pembuatan vaksin?
Artikel terkait
Dosis Kemoterapi Lebih Rendah Bantu Pasien Limfoma Usia 80+
Studi menunjukkan pasien limfoma usia 80 tahun ke atas dapat sembuh atau hidup lebih lama dengan dosis kemoterapi yang lebih rendah. Penelitian ini menggunakan data klinik komunitas dan menilai rejimen mini-R-CHOP serta rencana uji klinis baru dengan mosunetzumab.
Peta Biologis Menghubungkan Sel dan Jaringan Otak
Sebuah studi di Nature Communications menggabungkan pemindaian otak, data genetik, dan pencitraan molekuler untuk menunjukkan bagaimana organisasi seluler dan molekuler membentuk jaringan otak besar. Temuan berpotensi mengubah studi kognisi dan gangguan mental.
Vaksin eksperimental menunjukkan hasil menjanjikan untuk CCHF pada tikus
Studi pada tikus melaporkan vaksin eksperimental terhadap Crimean-Congo hemorrhagic fever (CCHF) yang menggunakan partikel mirip virus tidak replikasi. Antibodi terdeteksi hingga 18 bulan dan langkah berikutnya adalah produksi skala besar sebelum uji klinis manusia.