Afrika Targetkan Produksi Vaksin Sendiri pada 2040CEFR A2
1 Agu 2025
Diadaptasi dari Guest Contributor, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Towfiqu barbhuiya, Unsplash
Uni Afrika menetapkan target agar benua ini memproduksi 60 persen vaksinnya sendiri pada 2040. Saat ini Afrika hanya memproduksi sekitar 1 persen dari vaksin yang dibutuhkan.
Sejumlah inisiatif sudah dimulai, termasuk penggabungan upaya produksi dan perubahan nama platform regional. Ada puluhan proyek vaksin di berbagai tahap dan mitra internasional menjanjikan dana dan dukungan. Namun para ahli memperingatkan bahwa membangun pabrik vaksin sulit karena butuh banyak uang, aturan yang kuat, dan transfer teknologi.
Kata-kata sulit
- memproduksi — membuat vaksin atau barang di pabrik
- inisiatif — usaha baru atau rencana untuk memulai sesuatu
- mitra — organisasi atau negara yang bekerja sama
- transfer teknologi — pindah atau berbagi cara teknis dan pengetahuan
- aturan — peraturan atau hukum yang harus diikuti
- pabrik — bangunan tempat membuat barang atau produk
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda penting Afrika memproduksi vaksinnya sendiri? Mengapa?
- Sebutkan tiga masalah yang membuat pembangunan pabrik vaksin sulit menurut teks.
Artikel terkait
Kekerasan Terkait Peningkatan Penggunaan Tembakau pada Remaja
Penelitian menemukan hubungan kuat antara paparan berbagai bentuk kekerasan dan peningkatan penggunaan rokok serta rokok elektronik pada remaja. Para peneliti menyarankan penilaian dan pencegahan kekerasan untuk mengurangi penggunaan tembakau.
20 Menit Olahraga Dua Kali Seminggu Bisa Memperlambat Demensia
Studi Texas A&M menemukan 20 menit olahraga dua kali seminggu mungkin memperlambat perkembangan demensia pada orang dewasa yang lebih tua. Analisis memakai data Health and Retirement Study Core 2012–2020 dengan 9.714 peserta.
Antibodi Rekayasa untuk Melawan HCMV
Peneliti mengembangkan antibodi rekayasa yang mencegah human cytomegalovirus (HCMV) mengelabui sistem kekebalan. Dalam uji laboratorium antibodi ini mengurangi penyebaran virus, namun masih diperlukan pengujian lebih lanjut sebelum dipakai secara klinis.