Penelitian baru pada mikrofosil dari cekungan McArthur dan Birrindudu di Northern Territory, Australia, memberi gambaran rinci tentang habitat eukariota awal antara 1,75 hingga 1,4 miliar tahun lalu. Pada periode tersebut, kawasan itu berupa laut pedalaman dangkal dengan laguna, daerah lumpur lepas pantai, dan perairan pesisir yang tenang, sementara oksigen atmosfer hanya sekitar 1% atau kurang dari kadar modern dan oksigen laut terdistribusi tidak merata.
Tim menyiapkan dan menyortir mikrofosil dari inti pengeboran, lalu memakai sedimenologi dan geokimia untuk mengkarakterisasi lingkungan purba. Perbedaan tipe sedimen membantu mencocokkan taksa ke empat setting lingkungan: laguna, daerah pasang surut, kawasan pesisir, dan perairan lepas pantai. Indikator mineral seperti besi pirit (FeS2) serta konsentrasi vanadium, molibdenum, dan uranium digunakan untuk menilai ketersediaan oksigen di masing-masing setting.
Mikrofosil hampir eksklusif ditemukan dalam batuan yang terbentuk di dasar laut teroksidasi. Temuan ini menunjukkan eukariota awal membutuhkan oksigen setidaknya pada bagian siklus hidupnya dan hidup di atas atau di dalam dasar laut, bukan sebagai organisme yang bebas mengambang di kolom air. Pola penyebaran ini juga mendukung ide bahwa mitokondria diperoleh sejak tahap awal evolusi eukariota karena kedekatan dengan organisme lain mempermudah asimilasi mitra bakteri menjadi organel.
Para penulis mencatat perubahan besar kemudian, termasuk pendinginan global sekitar 720 juta tahun lalu yang menyebabkan kondisi Snowball Earth hingga sekitar 635 juta tahun lalu. Peristiwa ini dan pembukaan kembali celah ekologi tampak berperan dalam kebangkitan kehidupan multiseluler yang beragam pada periode Ediacaran. Kelompok peneliti kini mempelajari mikrofosil yang lebih tua dan cekungan lain untuk menentukan kapan kompleksitas eukariota pertama kali muncul. Pekerjaan ini didukung oleh Simons Foundation, Gordon and Betty Moore Foundation, dan program Exobiology NASA.
Kata-kata sulit
- mikrofosil — sisa organisme sangat kecil yang terawetkan
- cekungan — area dataran rendah penampung sedimen
- geokimia — studi unsur kimiawi batuan dan sedimen
- taksa — kelompok organisme berdasarkan hubungan ilmiah
- mitokondria — organel sel yang menghasilkan energi
- asimilasi — proses menyerap dan menggabungkan bahan lain
- teroksidasi — keadaan atau kondisi terkena oksigen
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana kondisi oksigen rendah di atmosfer dan distribusi oksigen yang tidak merata dapat mempengaruhi lokasi hidup organisme awal?
- Mengapa kedekatan fisik organisme dianggap penting untuk asimilasi mitra bakteri menjadi mitokondria menurut teks?
- Peneliti kini mempelajari mikrofosil yang lebih tua dan cekungan lain. Mengapa langkah itu penting untuk memahami asal usul kompleksitas eukariota?
Artikel terkait
Sarung Tangan Sekali Pakai Bisa Menyebabkan Perkiraan Mikroplastik Berlebih
Peneliti University of Michigan menemukan lapisan pada sarung tangan sekali pakai yang melepaskan partikel mirip mikroplastik. Partikel ini dapat mencemari peralatan pengukuran dan membuat jumlah mikroplastik terlihat lebih tinggi.