Peneliti menggunakan data publik 2022 dari Health Resources and Services Administration. Data mencakup lebih dari 1.300 FQHCs yang melayani 29,8 million pasien di 50 negara bagian dan Washington, DC. Sekitar satu dari 11 orang Amerika mendapat perawatan dari FQHCs.
Studi menemukan kesenjangan besar dalam skrining kanker. Skrining kolorektal sekitar 15 poin persentase lebih rendah di daerah paling kurang terlayani, skrining payudara sekitar 11 poin, dan skrining serviks sekitar 8 poin. Peneliti menyebut masalah sosial ekonomi, hambatan praktis, dan merekomendasikan tes kolorektal di rumah serta layanan telekesehatan.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang bekerja untuk melakukan penelitian
- skrining — pemeriksaan untuk menemukan penyakit lebih awal
- kesenjangan — perbedaan besar antara kelompok atau tempat
- hambatan — sesuatu yang menyulitkan atau menghalangi
- telekesehatan — pelayanan kesehatan lewat telepon atau internet
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda tes kolorektal di rumah bisa membantu orang di daerah kurang terlayani? Mengapa?
- Apa contoh hambatan praktis yang bisa membuat orang tidak ikut skrining di daerah mereka?
- Bagaimana menurut Anda layanan telekesehatan bisa meningkatkan pemeriksaan kanker?
Artikel terkait
Diskriminasi Sehari-hari Tinggalkan Jejak pada Sistem Imun
Penelitian menemukan pengalaman diskriminasi sehari-hari berkaitan dengan perubahan pada sistem imun dan tanda penuaan biologis pada orang dewasa AS. Studi memakai survei dan sampel darah dari 6.337 peserta usia 50 tahun ke atas.
Pemimpin Sains Afrika Mendesak Investasi untuk Inovasi Medis
Para pemimpin sains Afrika menyerukan pembangunan dan pembiayaan inovasi medis di benua itu untuk meningkatkan kesehatan dan mengurangi ketergantungan pada dana internasional yang tidak pasti. Mereka juga merekomendasikan reformasi kebijakan dan investasi nasional untuk riset dan pengembangan.
Antibodi Tambahan Bisa Perkuat Vaksin Influenza
Penelitian baru menemukan bahwa menambahkan antibodi tertentu—termasuk terhadap neuraminidase dan bagian HA—dapat membuat vaksin influenza lebih kuat dan mengurangi penularan. Studi ini mengikuti rumah tangga di Nicaragua dan dipublikasikan di Nature Communications.