- Banyak anak di Gaza kehilangan anggota tubuh akibat perang.
- Mereka membutuhkan prostesis dan perawatan yang berkelanjutan.
- Layanan rehabilitasi dan pasokan sangat terbatas di sana.
- Anak perlu penggantian prostesis saat tubuh tumbuh.
- Prostesis yang tidak pas menyebabkan nyeri dan masalah.
- Banyak anak memakai kruk atau kursi roda sekarang.
- Beberapa anak menghindari sekolah karena takut diejek.
- Kelompok bantuan minta lebih banyak bahan dan ahli.
- Dukungan internasional jangka panjang sangat penting bagi anak-anak.
Kata-kata sulit
- prostesis — alat buatan untuk mengganti anggota tubuh
- rehabilitasi — perawatan untuk membantu pulih dan belajar kembali
- berkelanjutan — terus berlangsung dalam waktu lama
- nyeri — rasa sakit yang terasa di badan
- kursi roda — kursi dengan roda untuk orang tidak bisa jalan
- ejek — mengata-ngatai atau membuat orang maludiejek
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah melihat orang memakai kursi roda atau kruk?
- Apakah kamu merasa kasihan pada anak yang kehilangan anggota tubuh?
- Apakah menurutmu sekolah harus aman dari ejekan?
Artikel terkait
Kesehatan Mental Perinatal dan Pentingnya Dukungan
Sekitar 20% wanita mengalami depresi atau kecemasan selama kehamilan dan tahun pertama setelah melahirkan. Peneliti dan psikiater Kara Zivin berbagi pengalamannya dan menekankan kebutuhan dukungan sosial serta perhatian kebijakan kesehatan.
Paparan Ayah terhadap Mikroplastik Pengaruhi Keturunan
Penelitian pada tikus menemukan bahwa paparan ayah terhadap mikroplastik terkait gangguan metabolik pada keturunan, terutama pada betina. Peneliti menghubungkan efek ini dengan perubahan RNA kecil di sperma yang dianalisis dengan PANDORA-seq.
Kesenjangan Pengetahuan dan Vaksinasi Campak di Departemen Gawat Darurat
Studi UC Riverside menemukan kesenjangan pengetahuan dan cakupan vaksin MMR di pasien yang datang ke departemen gawat darurat. Data dari April–Desember 2024 menunjukkan banyak pasien tidak yakin status vaksinasi dan ada disparitas akses.