Bolei Deng dan Xinyi Yang dari Georgia Tech merancang partikel-partikel mekanis yang mengunci, melepaskan, dan menyusun ulang hanya melalui geometri dan elastisitas bagian-bagiannya. Tidak ada sensor, prosesor, atau kode di dalam tiap unit; perilaku kolektif muncul dari aturan fisik sederhana.
Setiap partikel memiliki lengan fleksibel yang mengelilingi badan. Saat dua partikel bertemu, lengan menekuk dan mengunci, menyimpan tegangan seperti pegas yang dimampatkan. Getaran eksternal melepaskan tegangan ini: lengan tersentak, partikel saling dorong, dan kawanan menyebar. Mengubah kelengkungan atau kekakuan lengan mengubah waktu dan jarak pelepasan.
Peneliti menyoroti bahwa satu unit tidak berguna sendirian, tetapi bersama-sama mereka menunjukkan perilaku terkoordinasi. Mereka juga menunjukkan aplikasi potensial pada kedokteran dan antariksa, dan hasilnya tampil di sampul majalah Advanced Intelligent Systems.
Kata-kata sulit
- partikel — benda kecil yang merupakan bagian dari sistempartikel-partikel
- elastisitas — kemampuan bahan untuk kembali bentuk semula
- tegangan — gaya atau tekanan yang tersimpan dalam bahan
- kawanan — sekumpulan benda atau hewan yang bergerak bersama
- kelengkungan — ukuran seberapa melengkung suatu permukaan atau garis
- kekakuan — tingkat keras atau tidak mudah berubah bentuk
- kolektif — bersifat bersama, terjadi oleh banyak bagian
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda partikel tanpa sensor atau prosesor bisa berguna dalam aplikasi kedokteran? Jelaskan singkat.
- Di kondisi apa perubahan kelengkungan atau kekakuan lengan paling penting, menurut Anda? Beri satu contoh.
- Apa keuntungan dan kekurangan sistem yang bergantung pada aturan fisik sederhana dibanding sistem elektronik kompleks?
Artikel terkait
Menargetkan Sirkuit Otak Kurangi Kambuh Opioid
Peneliti dari Washington State University melaporkan bahwa menargetkan sirkuit antara korteks prelimbik dan thalamus paraventrikular mengurangi perilaku mencari obat pada model praklinis opioid. Studi ini memakai kemogenetika dan optogenetika.
Penelitian Brown: Target mTOR untuk Obat Kanker Lebih Spesifik
Penelitian dari Brown University menemukan cara memahami dua kompleks protein mTOR. Hasilnya menunjukkan kemungkinan memblokir hanya mTORC2 untuk menghentikan sinyal pertumbuhan kanker tanpa memicu jalur kelangsungan hidup.
Citra Langsung Dua Nova Menunjukkan Aliran Gas dan Pengeluaran Tertunda
Astronom mengambil citra langsung dua nova beberapa hari setelah letusan dengan detail tinggi. Pengamatan menunjukkan aliran gas kompleks, kasus pengeluaran tertunda, dan hubungan antara tumbukan aliran dengan sinar gamma.