Peneliti di Georgia Tech membuat partikel kecil identik yang bekerja tanpa sensor atau prosesor. Mereka menyebut pendekatan ini "kecerdasan mekanis" karena perilaku muncul dari desain fisik tiap bagian.
Setiap partikel memiliki lengan fleksibel di sekeliling tubuhnya. Ketika dua partikel bertemu, lengan itu menekuk dan mengunci, lalu menyimpan tegangan seperti pegas. Getaran dari luar melepaskan tegangan sehingga lengan terbuka dan partikel saling menjauh.
Dengan mengubah bentuk atau kekakuan lengan, peneliti dapat mengatur kapan dan seberapa jauh partikel akan terlepas. Banyak unit bersama-sama menghasilkan gerakan terkoordinasi tanpa pengendali pusat.
Kata-kata sulit
- partikel — benda sangat kecil, biasanya dalam jumlah banyak
- kecerdasan mekanis — perilaku yang muncul karena desain bagian fisik
- lengan — bagian tubuh atau alat yang panjang dan fleksibel
- tegangan — gaya yang tersimpan dalam bahan seperti energi
- pegas — alat melingkar yang menyimpan dan melepaskan energi
- kekakuan — seberapa keras atau kaku suatu bahan
- pengendali pusat — sistem yang mengatur semua bagian dari satu tempat
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Sebutkan satu cara peneliti mengatur kapan partikel terlepas menurut teks.
- Menurutmu, apa keuntungan partikel yang bekerja tanpa sensor atau prosesor?
- Pernahkah kamu melihat benda yang bergerak bersama tanpa pengendali pusat? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Gabungan Rifampisin dan AAP-SO2 atasi resistensi tuberkulosis
Studi baru melaporkan penggabungan rifampisin dengan senyawa probe AAP-SO2 yang menyerang enzim RNA polimerase pada langkah berbeda. Kombinasi ini efektif melawan mutasi resistensi dan menunjukkan sinergi dalam model kelinci; langkah selanjutnya adalah buat turunan yang stabil.
Sleep apnea yang tidak diobati percepat penuaan jantung
Studi laboratorium pada tikus menemukan bahwa sleep apnea yang tidak diobati—dengan penurunan oksigen berulang—mempercepat penuaan kardiovaskular dan meningkatkan angka kematian. Penulis menekankan pentingnya skrining dini dan pengobatan seperti CPAP.