Peneliti di Georgia Tech membuat partikel kecil identik yang bekerja tanpa sensor atau prosesor. Mereka menyebut pendekatan ini "kecerdasan mekanis" karena perilaku muncul dari desain fisik tiap bagian.
Setiap partikel memiliki lengan fleksibel di sekeliling tubuhnya. Ketika dua partikel bertemu, lengan itu menekuk dan mengunci, lalu menyimpan tegangan seperti pegas. Getaran dari luar melepaskan tegangan sehingga lengan terbuka dan partikel saling menjauh.
Dengan mengubah bentuk atau kekakuan lengan, peneliti dapat mengatur kapan dan seberapa jauh partikel akan terlepas. Banyak unit bersama-sama menghasilkan gerakan terkoordinasi tanpa pengendali pusat.
Kata-kata sulit
- partikel — benda sangat kecil, biasanya dalam jumlah banyak
- kecerdasan mekanis — perilaku yang muncul karena desain bagian fisik
- lengan — bagian tubuh atau alat yang panjang dan fleksibel
- tegangan — gaya yang tersimpan dalam bahan seperti energi
- pegas — alat melingkar yang menyimpan dan melepaskan energi
- kekakuan — seberapa keras atau kaku suatu bahan
- pengendali pusat — sistem yang mengatur semua bagian dari satu tempat
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Sebutkan satu cara peneliti mengatur kapan partikel terlepas menurut teks.
- Menurutmu, apa keuntungan partikel yang bekerja tanpa sensor atau prosesor?
- Pernahkah kamu melihat benda yang bergerak bersama tanpa pengendali pusat? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Lenacapavir: Suntikan Pencegah HIV Dua Kali Setahun
Lenacapavir adalah suntikan pencegah HIV yang akan tersedia di 120 negara berpenghasilan rendah dan menengah dengan biaya US$40 per tahun. Distribusi direncanakan mulai 2027, namun ada kekhawatiran soal negara yang dikecualikan dan pendanaan.