Badai Melissa Mengancam JamaikaCEFR A2
28 Okt 2025
Diadaptasi dari Janine Mendes-Franco, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Conrad Guthrie, Unsplash
Badai Melissa bergerak melintasi Karibia tengah dan menguat saat mendekati Jamaika. Pada 20 Oktober sistem itu masih berstatus badai tropis dan Kantor Meteorologi Jamaika mengeluarkan peringatan tentang hujan lebat dan angin kencang. Seminggu kemudian situs web kantor meteo tidak dapat diakses.
Pada 21 Oktober kekhawatiran meningkat, foto langit gelap beredar, dan parlemen mengadakan perdebatan tentang kesiapsiagaan. Pemerintah menggelar konferensi pers dan Perdana Menteri menyatakan Jamaika sebagai "daerah yang terancam" serta mengeluarkan perintah perdagangan untuk mencegah penimbunan barang pokok seperti makanan, air, peralatan medis, bahan bangunan, dan peralatan darurat.
Kata-kata sulit
- badai — Cuaca ekstrem dengan angin dan hujan.
- menghadapi — Berlawanan atau berurusan dengan sesuatu.
- pengalaman — Apa yang seseorang sudah alami sebelumnya.
- bersiap — Mempersiapkan diri untuk sesuatu.
- informasi — Data atau berita tentang sesuatu.
- ketersediaan — Keberadaan sesuatu yang diperlukan.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa yang harus dilakukan seseorang saat menghadapi badai?
- Bagaimana cara terbaik untuk berbagi informasi saat keadaan darurat?
- Apa yang dapat dilakukan pemerintah untuk membantu warga?
- Menurutmu, bagaimana pengalaman masa lalu bisa membantu mereka saat ini?
Artikel terkait
Mahasiswa Maroko Memilih China karena Tekanan Ekonomi
Banyak mahasiswa Maroko pergi belajar ke China karena kondisi ekonomi dan sosial di dalam negeri. Pengangguran tinggi, gaji rendah, peran media sosial dan agen pendidikan mendorong tren ini, sementara masalah visa dan praktik agen tetap mengkhawatirkan.
Runtuhnya Bangunan di Alexandria karena Erosi dan Kenaikan Laut
Sebuah studi di jurnal Earth Future menemukan peningkatan runtuhnya bangunan di Alexandria selama dua dekade. Erosi pesisir dan naiknya permukaan laut membuat ribuan bangunan di garis pantai berisiko, sehingga penulis mengusulkan berbagai solusi.