- Mengecat dinding dengan warna terang mengurangi panas dalam rumah.
- Mengisolasi atap membantu menjaga rumah lebih sejuk.
- Pilih jendela berukuran sedang untuk kontrol panas.
- Selaraskan rumah dengan jalur matahari dan angin.
- Strategi pasif memakai ventilasi, naungan, dan sinar matahari.
- Cara ini murah dan cocok untuk banyak negara.
- Peneliti memakai simulasi komputer untuk menguji desain.
- Studi melihat kota Rio, São Paulo, Santiago, Bogotá, Lima.
- Peneliti menyarankan alat digital gratis untuk desain.
- Mereka juga ingin pelatihan dan panduan renovasi.
Kata-kata sulit
- desain — Rencana atau cara membuat sesuatu.
- rumah — Tempat tinggal untuk orang.
- atap — Bagian atas bangunan yang menutup.
- jendela — Lubang di dinding untuk melihat luar.
- terisolasi — Penanganan untuk mencegah panas keluar.
- cahaya — Terang yang membuat sesuatu terlihat.
- strategi — Cara merencanakan tindakan.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa desain rumah penting untuk iklim?
- Bagaimana cara pewarnaan dinding mempengaruhi rumah?
- Apa keuntungan dari desain pasif?
Artikel terkait
Proyek Air di Timur Tengah Mengalami Kekurangan Dana
Pemotongan bantuan dari AS dan donor lain mengancam proyek air di negara-negara seperti Morocco, Tunisia, Egypt, Lebanon, dan Jordan. Banyak proyek, termasuk desalinasi dan pengelolaan air, bergantung pada dukungan internasional yang kini berkurang.
Pendingin murah kurangi bahaya panas di pabrik garmen Bangladesh
Studi yang dipimpin University of Sydney dan diterbitkan 20 Oktober menguji langkah pendinginan berbiaya rendah untuk pekerja pabrik garmen Bangladesh. Kipas, dorongan minum air, dan atap berinsulasi memperbaiki kesehatan dan produktivitas.
Rumah Aman Butuh Struktur Kuat dan Regulasi Cerdas
Penelitian menemukan bahwa rumah yang lebih tahan bencana memerlukan struktur bangunan yang lebih kuat dan regulasi yang disesuaikan dengan kondisi lokal. Studi ini dipimpin peneliti dari University of Notre Dame dan diterbitkan di jurnal ilmiah.