Penelitian yang akan dimuat di jurnal Energy and Buildings mengevaluasi strategi desain hemat biaya untuk meningkatkan ketahanan termal perumahan di lima kota besar Amerika Latin: Rio de Janeiro, São Paulo, Santiago, Bogotá, dan Lima. Dengan menggunakan simulasi komputer, tim menilai paduan bahan dan konfigurasi bangunan untuk melihat pengaruhnya terhadap kinerja energi, biaya, dan emisi karbon. Tujuan utamanya adalah menjaga interior tetap nyaman sambil meminimalkan penggunaan energi pendingin.
Menurut penulis utama Alexandre Santana Cruz, konfigurasi yang sering dipakai—seperti pekerjaan batu tradisional dan genteng semen serat atau tanah liat—ketika dipasangkan dengan polistirena yang diperluas dan kaca satu lapis, muncul sebagai solusi praktis untuk bangunan yang lebih tahan iklim. Para peneliti menekankan bahwa desain arsitektur pasif, yang memanfaatkan ventilasi alami, naungan, orientasi terhadap matahari, dan pengendalian cahaya matahari, dapat mengurangi ketergantungan pada pendingin udara.
Studi juga mengingatkan bahwa teknologi bangunan maju memiliki manfaat iklim, tetapi biaya tinggi dan emisi dari produksinya membuatnya kurang realistis untuk adopsi luas di kawasan ini. Kelompok riset MORA menemukan bahwa rumah dari program perumahan federal di satu kota dengan iklim kering campuran sering kurang fitur pasif dan membuat keluarga rentan saat gelombang panas. Untuk menjembatani kesenjangan antara desain dan praktik, peneliti mengusulkan alat digital gratis untuk desain yang disesuaikan dengan iklim dan kondisi perkotaan, serta keterlibatan komunitas, pendidikan pemilik rumah, panduan renovasi, pelatihan pekerja, dan lokakarya komunitas sebagai langkah praktis berikutnya.
Kata-kata sulit
- ketahanan termal — kemampuan bangunan mempertahankan suhu dalam ruangan
- simulasi komputer — model komputer untuk menguji perilaku bangunan
- paduan bahan — kombinasi beberapa bahan bangunan yang dipakai bersama
- kinerja energi — seberapa efisien energi digunakan suatu bangunan
- emisi karbon — gas karbon yang dilepaskan oleh proses atau produksi
- polistirena — jenis bahan isolasi plastik ringan untuk bangunan
- desain arsitektur pasif — rancangan yang memanfaatkan unsur alam untuk kenyamanan
- lokakarya komunitas — pertemuan praktis untuk pelatihan dan diskusi warga
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana alat digital gratis untuk desain yang disesuaikan iklim bisa membantu pemilik rumah di kota-kota ini?
- Apa tantangan terbesar dalam menerapkan desain arsitektur pasif pada perumahan murah menurut Anda?
- Bagaimana pelatihan pekerja dan lokakarya komunitas dapat meningkatkan ketahanan termal rumah-rumah lokal?
Artikel terkait
Adaptasi Iklim Lokal Jadi Pusat Perencanaan di Afrika
Analisis baru mengatakan adaptasi iklim yang dipimpin secara lokal harus menjadi pusat perencanaan di Afrika untuk menghadapi risiko iklim yang meningkat. Studi menyorot upaya terfragmentasi, pembiayaan tidak merata, dan perlunya keterlibatan lokal.
WISE dan Perjuangan Perempuan Nigeria untuk Keadilan Iklim
WISE dari Nigeria terus memengaruhi debat keadilan iklim meski tidak hadir di COP30. Organisasi ini bekerja dengan perempuan akar rumput, mengorganisir aksi, diskusi tentang banjir, dan memberi rekomendasi untuk kebijakan dan ketahanan.
Proyek Air di Timur Tengah Mengalami Kekurangan Dana
Pemotongan bantuan dari AS dan donor lain mengancam proyek air di negara-negara seperti Morocco, Tunisia, Egypt, Lebanon, dan Jordan. Banyak proyek, termasuk desalinasi dan pengelolaan air, bergantung pada dukungan internasional yang kini berkurang.
Tinggal di Kota Terkait Risiko Stroke Lebih Rendah
Penelitian di AS mengikuti lebih dari 25.000 orang dewasa dan menemukan risiko stroke pertama 2,5% lebih rendah di daerah dengan pembangunan lebih tinggi. Studi memakai data REGARDS dan data satelit untuk mengukur intensitas pembangunan sekitar hunian.