Peneliti melakukan uji acak pada anak prasekolah yang datang ke beberapa unit gawat darurat pediatrik karena mengi. Anak-anak dibagi menjadi dua kelompok; satu menerima antibiotik azithromycin dan satu menerima plasebo. Gejala dinilai berdasarkan laporan harian orangtua tentang napas, batuk, nafsu makan, suasana hati, dan gejala lain.
Analisis menunjukkan tidak ada perbaikan pada anak yang menerima azithromycin dibandingkan plasebo. Banyak anak juga membawa bakteri di nasofaring, dan sebagian besar membawa virus pernapasan, termasuk virus penyebab pilek. Peneliti menduga bakteri itu hanya mengolonisasi dan bukan penyebab utama mengi.
Karena itu, peneliti menyarankan agar dokter tidak rutin memberi antibiotik untuk episode mengi berat pada anak. Studi ini juga memperingatkan bahaya penggunaan antibiotik berlebihan dan kemungkinan resistensi obat.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan studi atau penelitian
- uji — percobaan untuk membandingkan dua kelompokuji acak
- plasebo — obat palsu tanpa bahan aktif
- gejala — tanda atau keluhan yang dilaporkan pasien
- nasofaring — bagian belakang hidung dan tenggorokan
- resistensi — ketidakmampuan obat untuk membunuh bakteri
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda setuju dokter tidak rutin memberi antibiotik pada episode mengi berat? Jelaskan singkat.
- Pernahkah Anda melihat atau mengalami anak dengan mengi? Apa yang dilakukan untuk membantu anak itu?
Artikel terkait
Mindfulness membantu pasangan menghadapi masa sulit
Penelitian University of Georgia pada lebih dari 400 pasangan yang menerima bantuan pemerintah menemukan bahwa tingkat mindfulness lebih tinggi berkaitan dengan keyakinan hubungan yang lebih kuat dan kualitas pengasuhan bersama yang lebih baik.
Suntikan lenacapavir di Zimbabwe terancam oleh perselisihan diplomatik
Zimbabwe meluncurkan fase pertama program suntik pencegah HIV dengan lenacapavir dan sudah memberi suntikan pada ribuan orang. Perselisihan diplomatik dengan AS mengancam pasokan dosis lanjutan dan menimbulkan kekhawatiran resistensi obat.
Salmonella kebal obat mencemari makanan anak di Karamoja
Studi peer-reviewed menemukan hampir setengah makanan dan air untuk anak di bawah lima tahun di Karamoja tercemar Salmonella yang kebal obat. Resistensi tinggi terhadap azithromycin dan kondisi sanitasi yang buruk memperparah malnutrisi dan diare.