Peneliti melakukan uji acak pada anak prasekolah yang datang ke beberapa unit gawat darurat pediatrik karena mengi. Anak-anak dibagi menjadi dua kelompok; satu menerima antibiotik azithromycin dan satu menerima plasebo. Gejala dinilai berdasarkan laporan harian orangtua tentang napas, batuk, nafsu makan, suasana hati, dan gejala lain.
Analisis menunjukkan tidak ada perbaikan pada anak yang menerima azithromycin dibandingkan plasebo. Banyak anak juga membawa bakteri di nasofaring, dan sebagian besar membawa virus pernapasan, termasuk virus penyebab pilek. Peneliti menduga bakteri itu hanya mengolonisasi dan bukan penyebab utama mengi.
Karena itu, peneliti menyarankan agar dokter tidak rutin memberi antibiotik untuk episode mengi berat pada anak. Studi ini juga memperingatkan bahaya penggunaan antibiotik berlebihan dan kemungkinan resistensi obat.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan studi atau penelitian
- uji — percobaan untuk membandingkan dua kelompokuji acak
- plasebo — obat palsu tanpa bahan aktif
- gejala — tanda atau keluhan yang dilaporkan pasien
- nasofaring — bagian belakang hidung dan tenggorokan
- resistensi — ketidakmampuan obat untuk membunuh bakteri
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda setuju dokter tidak rutin memberi antibiotik pada episode mengi berat? Jelaskan singkat.
- Pernahkah Anda melihat atau mengalami anak dengan mengi? Apa yang dilakukan untuk membantu anak itu?
Artikel terkait
Gagandeep Kang: Vaksin Rotavirus dan Pencegahan Wabah di India
Gagandeep Kang meminta India menyiapkan alat untuk mencegah wabah virus dengan mengembangkan vaksin rotavirus buatan dalam negeri dan memperkuat surveilans. Ia menekankan pentingnya pemerataan vaksin, bukti ilmiah, dan komunikasi sains yang berkelanjutan.
Novartis Mengumumkan GanLum, Obat Malaria Baru
Novartis mengumumkan GanLum, pengobatan malaria baru dengan molekul ganaplacide. Uji akhir menunjukkan hasil kuat dan obat ini mungkin membantu melawan resistensi obat; persetujuan regulasi bisa datang sekitar 16 bulan dan tersedia pada 2027.
H5N1 Menyebar pada Burung Nasar Hitam di AS
Peneliti University of Georgia menemukan virus influenza burung H5N1 pada banyak bangkai nasar hitam yang dikumpulkan pada 2022–2023. Studi memperingatkan peredaran sepanjang tahun, risiko mutasi, dan ancaman bagi burung langka seperti condor.
Usap Hidung Dapat Mendeteksi Alzheimer Lebih Awal
Studi yang dipublikasikan di Nature Communications menemukan bahwa usap hidung sederhana bisa mendeteksi perubahan biologis awal terkait Alzheimer sebelum gangguan memori muncul. Metode ini mengambil sel saraf dan sel kekebalan dari rongga hidung.