Peneliti meneliti PRMT5, sebuah protein pengatur gen yang menjadi target obat. Pada sel normal PRMT5 berikatan dengan molekul SAM, tetapi pada beberapa sel kanker PRMT5 berikatan dengan molekul MTA karena hilangnya gen MTAP.
Tim menggunakan teknologi NanoBRET untuk membuat biosensor yang dapat melihat ikatan obat pada PRMT5 di sel hidup. Mereka membuat probe bernama CBH-002 untuk mengukur inhibitor yang bekerja ketika PRMT5 berikatan dengan MTA. Hasil ini membantu menjelaskan mengapa beberapa obat lebih efektif pada sel kanker yang kehilangan MTAP.
Kata-kata sulit
- protein — molekul besar dalam sel dengan fungsi biologis
- gen — bagian kecil pada DNA yang mengontrol sifat
- molekul — unit kecil dari zat yang menyusun materi
- biosensor — alat yang mendeteksi perubahan di dalam sel
- inhibitor — zat yang menghentikan atau mengurangi kerja protein
- kanker — penyakit ketika sel tumbuh dan menyebar tidak normal
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa mengetahui hilangnya gen MTAP bisa penting untuk efektivitas obat?
- Pernahkah Anda belajar tentang protein atau gen di sekolah? Ceritakan singkat pengalaman Anda.
Artikel terkait
Kerala tetapkan Bacillus subtilis sebagai mikroba resmi
Kerala menetapkan Bacillus subtilis sebagai mikroba resmi untuk menyoroti potensi mikroba bagi kesehatan, pertanian, lingkungan, dan ketangguhan iklim. Langkah ini terkait dengan Centre of Excellence in Microbiome yang mempelajari pemanfaatan mikroba tersebut.
Perban Pintar Lepaskan Antibiotik Hanya saat Bakteri Berbahaya
Peneliti mengembangkan perban berbahan hidrogel yang melepaskan antibiotik hanya ketika enzim dari bakteri berbahaya hadir. Uji laboratorium dan percobaan pada tikus menunjukkan perban selektif dan efektif, menurut studi yang dipublikasikan di Science Advances.