Peneliti dari beberapa universitas bekerja sama dengan dua penampungan di negara bagian berbeda untuk melihat efek tinggal di rumah pengasuh. Mereka mengikuti anjing selama beberapa hari: sebelum, seminggu di rumah pengasuh, lalu kembali ke penampungan.
Tim mengumpulkan banyak sampel urin untuk mengukur kortisol, hormon yang terkait stres, dan memasang monitor aktivitas pada kerah untuk melihat istirahat dan gerakan. Hasilnya menunjukkan kadar kortisol turun selama seminggu di rumah pengasuh, dan anjing lebih banyak beristirahat. Ketika kembali ke penampungan, kadar kortisol tidak lebih tinggi daripada sebelumnya.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan studi atau penelitian
- penampungan — tempat menampung hewan tanpa pemilik
- pengasuh — orang yang merawat sementara hewan
- kortisol — hormon dalam tubuh yang terkait stres
- sampel — bagian kecil tubuh untuk diuji
- kadar — jumlah atau tingkat zat dalam tubuh
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurut Anda, mengapa anjing lebih banyak beristirahat di rumah pengasuh?
- Apa cara lain untuk mengurangi stres anjing di penampungan?
- Berapa lama menurut Anda anjing sebaiknya tinggal bersama pengasuh untuk membantu stres?
Artikel terkait
Peneliti Lacak Pergeseran Aktivitas Otak Tikus Sepanjang Hari
Para peneliti menggabungkan eksperimen dan komputasi pada model tikus untuk melihat bagian otak mana yang aktif sepanjang hari. Temuan menunjukkan pergeseran aktivitas dari bagian dalam ke korteks dan bisa membantu memahami kelelahan.
Pakan Buatan Baru Membantu Lebah Selama Dua Musim Dingin
Studi dua musim menunjukkan pakan buatan yang dikembangkan APIX Biosciences membantu koloni lebah madu tetap lebih sehat, menurunkan kematian musim dingin, dan meningkatkan jumlah lebah serta keturunan pada musim penyerbukan almond.
Makanan di Kelas Membantu Anak Prasekolah Belajar
Penelitian dari North Carolina State University menemukan bahwa pembelajaran berbasis makanan membantu anak prasekolah memahami konsep ilmiah dan menambah kosa kata. Program melibatkan kegiatan dengan biji, resep sederhana, pelatihan guru, dan evaluasi kuantitatif serta kualitatif.