Penelitian di University of Chicago menelaah kembali permukaan mini-Neptunus. Para peneliti memakai pengamatan dan model komputer untuk memahami suhu dan atmosfer planet-planet itu.
Sebelumnya banyak orang mengira mini-Neptunus tertutup oleh laut magma karena pemanasan bintang dan atmosfer tipis. Namun pengamatan James Webb pada GJ 1214 b menunjukkan atmosfer mungkin memiliki molekul lebih besar dari hidrogen dan helium. Atmosfer yang lebih berat memberi beban besar di atas permukaan dan dapat menghasilkan tekanan ekstrem. Tekanan ini bisa membuat batuan cair kembali menjadi padat.
Kata-kata sulit
- penelitian — kegiatan untuk mencari informasi atau fakta
- atmosfer — lapisan gas yang mengelilingi benda langit
- molekul — partikel kecil yang menyusun zat
- tekanan — gaya per satuan luas pada suatu permukaan
- magma — batuan cair di bawah permukaan bumi
- padat — keadaan materi yang tidak cair atau gas
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana pengamatan James Webb mengubah pemahaman tentang atmosfer mini-Neptunus?
- Apakah menurutmu tekanan besar di planet lain bisa mengubah keadaan batuan? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Obat oral baru untuk penyakit tidur: acoziborole disetujui
Acoziborole, obat oral baru untuk penyakit tidur, disetujui oleh regulator Eropa. Uji di Republik Demokratik Kongo dan Guinea menunjukkan keberhasilan hingga 96 persen, dan obat memungkinkan diagnosis serta pengobatan dalam satu kunjungan.
Waktu Hari Memengaruhi Efek Kemoterapi pada Glioblastoma
Penelitian menemukan waktu hari memengaruhi respons glioblastoma terhadap kemoterapi temozolomide. Aktivitas enzim MGMT berubah sepanjang hari, dan waktu biopsi juga dapat memengaruhi penilaian metilasi tumor. Temuan ini mendorong penelitian klinis lanjut pada kronomedisin.
Nanopartikel bantu sel punca tingkatkan mitokondria
Para peneliti di Texas A&M University menggunakan nanopartikel berbentuk bunga (nanoflowers) untuk membuat sel punca menghasilkan lebih banyak mitokondria dan mentransfernya ke sel yang menua atau rusak, sehingga memulihkan energi seluler.