Sebuah tim peneliti di Iowa State University melaporkan bahwa beberapa metode pembersihan plastik sebelum didaur ulang dapat melepaskan bahan kimia ke dalam air cuci. Penelitian itu mempelajari polipropilena (No. 5) yang dipakai untuk wadah susu dan makanan.
Mereka menguji beberapa cara pembersihan: pengadukan fisik, pengadukan dengan natrium hidroksida, getaran ultrasonik, dan natrium hidroksida ditambah deterjen industri. Tidak semua metode melepaskan ftalat; ultrasonik dan natrium hidroksida ditambah deterjen menunjukkan ftalat di air cuci.
Peneliti juga melihat penggunaan ulang air cuci dan menemukan peningkatan kadar ftalat. Mereka menyarankan beberapa teknologi pembersihan baru dan pengurangan penggunaan air, tetapi perubahan harus layak secara ekonomi. EPA AS menargetkan 50% daur ulang pada 2030.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang atau tim yang melakukan studi atau penelitian
- polipropilena — jenis plastik yang dipakai untuk wadah makanan
- ftalat — bahan kimia yang bisa larut ke air cuci
- natrium hidroksida — zat kimia pembersih yang sangat basa
- ultrasonik — getaran suara frekuensi tinggi untuk pembersihan
- daur ulang — proses mengolah kembali bahan menjadi baru
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu setuju mengurangi penggunaan air saat pembersihan? Jelaskan singkat.
- Jika air cuci dipakai lagi, apakah kamu khawatir tentang ftalat? Mengapa?
- Metode pembersihan mana dari teks yang menurutmu paling mudah dilakukan: pengadukan fisik, ultrasonik, atau pakai natrium hidroksida?
Artikel terkait
Krisis Air dan Properti di Guanacaste, Costa Rica
Guanacaste di Costa Rica mengalami tekanan dari pembangunan pesisir dan kekurangan air. Laporan Maret 2026 menunjukkan penurunan kualitas air, sementara konflik lokal dan pengambilan air berlebihan meningkat di beberapa kawasan pantai.
Ilmuwan Afrika Selatan Pantau Kualitas Udara Waktu Nyata dengan Metode Fisika Partikel
Ilmuwan di Afrika Selatan mengadaptasi metode fisika partikel untuk sistem AI_r yang memantau kualitas udara waktu nyata menggunakan sensor murah, IoT, dan kecerdasan buatan. Proyek memasang 500 sensor di Sedibeng tahun depan dan mendapat dukungan internasional.
Investasi Pusat Data di Amerika Latin dan Isu Lingkungan
Laporan menunjukkan investasi pusat data di Amerika Latin meningkat, dengan banyak pertemuan antara perusahaan teknologi dan pejabat. Proyek besar di Brazil menarik perhatian karena kebutuhan energi, dampak lingkungan, dan protes masyarakat.
Kazakhstan dan China setuju bangun pembangkit nuklir
Kazakhstan menyepakati proyek dengan China untuk membangun pembangkit nuklir kedua dan ketiga menggunakan reaktor HPR-1000 (2,4 GW). Langkah ini dimaksudkan untuk mengatasi kekurangan listrik dan mengurangi ketergantungan pada batu bara.