Jaminan Sosial untuk Komunitas Adat Terancam di NepalCEFR A2
20 Apr 2026
Diadaptasi dari Biswash Chepang, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Wonderlane, Unsplash
Konstitusi Nepal dan beberapa instrumen internasional mendukung jaminan sosial. Namun diperkirakan 20,1 juta orang di Nepal masih tidak memiliki perlindungan sosial.
Pemerintah menjalankan lebih dari 85 program jaminan sosial dan memberi tunjangan kepada sekitar 3.800.000 orang, atau sekitar 13 persen populasi. Pemerintah juga memberi dukungan khusus kepada sepuluh komunitas adat yang dianggap terancam.
Wawancara lapangan menunjukkan tunjangan membantu biaya pendidikan dasar dan layanan kesehatan. Tapi para ahli memperingatkan bahwa tanpa investasi di pendidikan dan lapangan kerja, bantuan uang saja bisa menimbulkan ketergantungan.
Kata-kata sulit
- konstitusi — dokumen hukum utama yang mengatur negara
- jaminan sosial — perlindungan dari negara untuk kebutuhan dasar orang
- tunjangan — uang atau bantuan yang diberikan untuk biaya hidup
- komunitas adat — kelompok masyarakat dengan budaya dan adat sendiri
- investasi — pengeluaran uang untuk mendapatkan manfaat di masa depan
- ketergantungan — keadaan bergantung pada bantuan orang lain atau negara
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurut kamu, mengapa investasi di pendidikan penting untuk masa depan orang?
- Apakah bantuan uang saja cukup untuk membantu keluarga? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Savar Ditetapkan Kawasan Udara Terdegradasi karena Polusi Kiln Batu Bata
Departemen Lingkungan menetapkan Savar Upazila sebagai kawasan udara terdegradasi setelah pemantauan menemukan kualitas udara hampir tiga kali lebih buruk dari standar nasional. Aturan baru mulai September 2025 melarang sebagian pembakaran dan meminta izin untuk pabrik baru.
One Health di Afrika: Kegagalan Koordinasi dan Tantangan Lokal
One Health mendapat dukungan luas, tetapi koordinasi sering gagal di tempat wabah bermula. Kasus di Jelinkon, Ghana, menyorot keterbatasan sumber daya, tata kelola buruk, dan kebutuhan penguatan surveilans serta pendanaan lokal.