Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Earth Future menemukan lebih dari 280 bangunan runtuh di Alexandria dalam sekitar dua puluh tahun terakhir. Studi itu juga menyebut lebih dari 7.000 bangunan di bagian garis pantai yang paling rentan kini berisiko.
Para peneliti mengatakan penyebab utama adalah erosi pesisir dan kenaikan permukaan laut, yang menyebabkan intrusi air laut ke dalam air tanah. Air laut membuat tanah basah dan asin, sehingga fondasi bangunan cepat rusak.
Tim menggunakan data geografis, citra satelit, peta topografi, serta laporan pemerintah untuk menilai perubahan garis pantai dan kerusakan bangunan.
Kata-kata sulit
- runtuh — jatuh atau hancur karena tidak kuat lagi
- erosi pesisir — hilangnya tanah pantai oleh gelombang dan arus
- intrusi — masuknya air laut ke dalam air tanah
- permukaan laut — tinggi air laut di atas wilayah laut
- fondasi — bagian dasar bangunan yang menahan beban
- citra satelit — gambar bumi yang diambil dari satelit
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurutmu, apa yang bisa dilakukan untuk melindungi bangunan di dekat pantai?
- Apakah kamu khawatir jika rumah dekat garis pantai? Mengapa atau mengapa tidak?
- Pernahkah kamu melihat atau mendengar tentang kerusakan bangunan karena air? Ceritakan singkat.
Artikel terkait
Masyarakat Adat di COP30: Hak Wilayah dan Pengetahuan untuk Iklim
Di COP30 di Belém, Sineia Do Vale menekankan bahwa mengamankan hak wilayah masyarakat adat adalah langkah pertama. Ia meminta gabungkan pengetahuan tradisional adat dengan penelitian ilmiah dan membahas kebakaran di Roraima pada 2024.
Pemotongan Bantuan Global Mengguncang Layanan Kesehatan
Pada 2025, pemotongan besar bantuan internasional mulai Januari mengganggu layanan kesehatan dan bantuan kemanusiaan di banyak negara berpenghasilan rendah dan menengah. Dampak meliputi penutupan proyek, kekurangan obat, dan risiko peningkatan infeksi penyakit.
Ghana Perdagangkan Kredit Karbon ke Swiss
Ghana menjadi negara Afrika pertama yang memperdagangkan kredit karbon di bawah Article 6.2 Perjanjian Paris. Pada 8 July negara itu mentransfer 11,733 tonnes pengurangan emisi ke Swiss dari proyek kompor bersih yang didukung oleh KliK Foundation.