Budj Bim dan Sistem Penangkaran Belut KunoCEFR A1
26 Apr 2026
Diadaptasi dari Kevin Rennie, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Shalev Cohen, Unsplash
- Budj Bim terletak di bagian barat Australia.
- Di sana ada sistem memelihara belut kuno.
- Masyarakat adat memelihara belut selama ribuan tahun.
- Para arkeolog menemukan jebakan batu dan saluran air.
- Struktur batu itu berumur sangat tua, jauh sebelum Eropa.
- Budj Bim masuk daftar Warisan Dunia UNESCO.
- Ada tur berpemandu ke jebakan belut di sana.
- Pusat penangkaran dan kafe juga tersedia untuk pengunjung.
Kata-kata sulit
- memelihara — menjaga dan merawat hewan atau tumbuhan
- masyarakat adat — kelompok orang asli dengan budaya sendiri
- jebakan — alat atau tempat menangkap hewan
- arkeolog — orang yang mempelajari sisa atau benda lama
- struktur — susunan bagian yang membentuk sesuatu
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu ingin ikut tur berpemandu ke tempat seperti ini?
- Pernahkah kamu melihat jebakan ikan atau belut di dekat rumahmu?
- Apakah kamu suka mengunjungi tempat bersejarah ketika liburan?
Artikel terkait
Suplemen Pakan Bantu Nila Tahan Suhu Dingin
Penelitian dari Mesir dan Filipina menunjukkan penambahan lesitin dan gom Arab pada pakan nila membantu pertumbuhan dan kelangsungan hidup saat suhu lebih rendah. Studi ini menguji dosis tertentu dan menjelaskan kemungkinan mekanisme seluler.
Banjir dan Longsor di Huai Hin Lad Nai
Huai Hin Lad Nai, desa Masyarakat Adat Karen di Chiang Rai, mengalami banjir dan longsor pada September 2024. Penelitian Februari 2025 menyebut iklim dan penebangan masa lalu sebagai faktor, sementara komunitas ingin gabungkan pengetahuan adat dan sains.
Tekan Cochrane: Pengacara Masyarakat Adat dan Pembela Keadilan
Tekan Cochrane adalah pengacara masyarakat adat Australia yang bekerja untuk reformasi sistemik dan akuntabilitas. Ia aktif dalam organisasi hukum, membantu paket reparasi bagi generasi yang dicuri, dan berbicara tentang prioritas keadilan pada 2026.
Masyarakat Adat di COP30: Hak Wilayah dan Pengetahuan untuk Iklim
Di COP30 di Belém, Sineia Do Vale menekankan bahwa mengamankan hak wilayah masyarakat adat adalah langkah pertama. Ia meminta gabungkan pengetahuan tradisional adat dengan penelitian ilmiah dan membahas kebakaran di Roraima pada 2024.