📖+10 XP
🎧+10 XP
✅+15 XP
Level A1 – PemulaCEFR A1
2 mnt
75 kata
- Para peneliti melakukan percobaan dengan tikus laboratorium.
- Mereka melihat peran bakteri yang hidup di usus.
- Bakteri khusus itu disebut SFB oleh ilmuwan.
- Tikus yang memiliki SFB lebih terlindungi dari pneumonia.
- Perlindungan itu muncul setelah tikus terkena influenza.
- SFB mengubah kerja sel imun di paru-paru.
- Sel imun bernama makrofag alveolar melawan bakteri.
- SFB membuat makrofag ini tetap berfungsi setelah flu.
- Para penulis berharap temuan itu berguna untuk obat.
- Penelitian didanai oleh NIAID dan universitas asal.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan studi ilmiah
- bakteri — organisme kecil yang bisa hidup di tubuh
- usus — bagian dalam tubuh untuk mencerna makanan
- pneumonia — infeksi pada paru-paru yang membuat sakit
- makrofag alveolar — sel kekebalan di paru-paru yang melawan kuman
- influenza — penyakit pernapasan yang disebabkan virus
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu terkena influenza?
- Apakah kamu percaya bakteri bisa baik untuk kesehatan?
- Pernahkah kamu melakukan percobaan di sekolah?
Artikel terkait
24 Feb 2026
Permainan Komputer Bantu Perbaiki Otak Setelah Cedera
Studi menunjukkan orang dewasa dengan cedera otak traumatik dapat memperbaiki struktur otak dan kemampuan berpikir dengan menyelesaikan permainan kognitif berbasis komputer. Perubahan terukur terlihat pada neuroplastisitas, kecepatan pemrosesan, perhatian, dan memori.
25 Nov 2025
26 Des 2025
29 Nov 2025
9 Des 2025