Penelitian baru menggambarkan sinyal kawin mengejutkan yang digunakan oleh scissor-tailed nightjars di wilayah utara Argentina. Burung ini hidup di hutan dan semak dan aktif pada malam hari. Jantan menampilkan tarian kawin dan memiliki ekor bercabang panjang yang membuka seperti gunting.
Studi ini diterbitkan dalam Journal of Avian Biology dan dipimpin oleh Christopher Clark dari UC Riverside bersama Juan Ignacio Areta dari CONICET. Para peneliti merekam bunyi "snap" dengan kamera inframerah berkecepatan tinggi pada jam-jam sebelum fajar, sering antara pukul 3 dan 4 AM. Mereka menemukan suara itu berasal dari tabrakan bagian sayap, bukan dari vokal.
Kata-kata sulit
- sinyal — tanda atau pesan untuk berkomunikasi
- menampilkan — memperlihatkan sesuatu kepada orang lain
- bercabang — mempunyai dua atau lebih cabang
- inframerah — jenis cahaya yang tidak tampak oleh mata
- tabrakan — pertemuan keras antara dua benda
- vokal — suara yang dibuat oleh tenggorokan burung
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda pernah melihat burung melakukan tarian kawin? Ceritakan singkat.
- Mengapa menurut Anda peneliti memakai kamera inframerah berkecepatan tinggi?
- Apakah menurut Anda ekor panjang membantu burung saat kawin? Mengapa?
Artikel terkait
Peradangan Kaitan dengan Pilihan Bersosialisasi di Media Sosial
Studi menemukan orang dengan peradangan lebih tinggi cenderung berinteraksi lewat media sosial daripada bertemu langsung. Penelitian dipimpin oleh David Lee dari University at Buffalo dan dipublikasikan di Scientific Reports.
Obat oral baru untuk penyakit tidur: acoziborole disetujui
Acoziborole, obat oral baru untuk penyakit tidur, disetujui oleh regulator Eropa. Uji di Republik Demokratik Kongo dan Guinea menunjukkan keberhasilan hingga 96 persen, dan obat memungkinkan diagnosis serta pengobatan dalam satu kunjungan.
Kerala tetapkan Bacillus subtilis sebagai mikroba resmi
Kerala menetapkan Bacillus subtilis sebagai mikroba resmi untuk menyoroti potensi mikroba bagi kesehatan, pertanian, lingkungan, dan ketangguhan iklim. Langkah ini terkait dengan Centre of Excellence in Microbiome yang mempelajari pemanfaatan mikroba tersebut.