Aktivis Perifer São Paulo Kirim Usulan ke COP30CEFR A2
14 Nov 2025
Diadaptasi dari Liam Anderson, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Bradley Andrews, Unsplash
Sebuah kelompok aktivis dari perifer São Paulo menyusun dokumen berjudul "Surat dari Perifer tentang Komitmen untuk Iklim – Atmosfer Tegang!" untuk dibawa ke COP30 di Belém pada 10–21 November 2025. Dokumen itu berisi sekitar 30 usulan dan ditandatangani oleh 50 kolektif serta 1.000 pemimpin komunitas.
Usulan fokus pada pengelolaan sampah, pendidikan lingkungan, perumahan layak, ekonomi solidaritas, dan sanitasi. Mereka minta mata uang hijau untuk daur ulang, pertanggungjawaban pencemar, dan penghentian perluasan tempat pembuangan akhir di lingkungan miskin.
Kata-kata sulit
- proposal — Rencana yang diusulkan untuk dibahas.
- aktivis — Orang yang berjuang untuk suatu tujuan.
- lingkungan — Segala sesuatu di sekitar kita, termasuk alam.lingkungan mereka
- sampah — Benda-benda yang tidak lagi berguna.
- hutan — Sebagian besar pohon dan tanaman.
- pendidikan — Proses belajar untuk mendapatkan pengetahuan.
- miskin — Tidak memiliki cukup uang atau sumber daya.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa penting untuk melibatkan masyarakat dalam keputusan lingkungan?
- Apa yang bisa dilakukan orang-orang di daerah miskin untuk melindungi lingkungan?
- Bagaimana pendidikan dapat membantu dalam menjaga lingkungan?
Artikel terkait
Pengurangan Polusi di Asia Timur Mempercepat Pemanasan Global
Studi baru menghubungkan berkurangnya polusi aerosol di Asia Timur, terutama China, dengan percepatan pemanasan permukaan global sejak sekitar 2010. Penelitian dan laporan cuaca menunjukkan dampak regional dan kebutuhan dana untuk adaptasi.
Permintaan Mineral untuk Energi Bersih Menyebabkan Masalah di Wilayah Miskin
Laporan PBB memperingatkan bahwa permintaan cepat terhadap mineral seperti lithium, kobalt dan grafit menyebabkan kerusakan lingkungan, kekurangan air, dan masalah kesehatan di beberapa wilayah termiskin, sementara negara kaya mendapat manfaat ekonomi lebih besar.