Aktivis Perifer São Paulo Kirim Usulan ke COP30CEFR A2
14 Nov 2025
Diadaptasi dari Liam Anderson, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Bradley Andrews, Unsplash
Sebuah kelompok aktivis dari perifer São Paulo menyusun dokumen berjudul "Surat dari Perifer tentang Komitmen untuk Iklim – Atmosfer Tegang!" untuk dibawa ke COP30 di Belém pada 10–21 November 2025. Dokumen itu berisi sekitar 30 usulan dan ditandatangani oleh 50 kolektif serta 1.000 pemimpin komunitas.
Usulan fokus pada pengelolaan sampah, pendidikan lingkungan, perumahan layak, ekonomi solidaritas, dan sanitasi. Mereka minta mata uang hijau untuk daur ulang, pertanggungjawaban pencemar, dan penghentian perluasan tempat pembuangan akhir di lingkungan miskin.
Kata-kata sulit
- proposal — Rencana yang diusulkan untuk dibahas.
- aktivis — Orang yang berjuang untuk suatu tujuan.
- lingkungan — Segala sesuatu di sekitar kita, termasuk alam.lingkungan mereka
- sampah — Benda-benda yang tidak lagi berguna.
- hutan — Sebagian besar pohon dan tanaman.
- pendidikan — Proses belajar untuk mendapatkan pengetahuan.
- miskin — Tidak memiliki cukup uang atau sumber daya.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa penting untuk melibatkan masyarakat dalam keputusan lingkungan?
- Apa yang bisa dilakukan orang-orang di daerah miskin untuk melindungi lingkungan?
- Bagaimana pendidikan dapat membantu dalam menjaga lingkungan?
Artikel terkait
Wabah Kolera Meluas di Semua Negara Bagian Sudan
Wabah kolera yang mulai pada Juli 2024 telah menyebar ke 133 wilayah di semua 18 negara bagian Sudan dengan lebih dari 105,000 kasus dan lebih dari 2,600 kematian. Musim hujan dan perpindahan penduduk memperburuk situasi dan dana darurat dibutuhkan.
Ilmuwan Afrika Selatan Pantau Kualitas Udara Waktu Nyata dengan Metode Fisika Partikel
Ilmuwan di Afrika Selatan mengadaptasi metode fisika partikel untuk sistem AI_r yang memantau kualitas udara waktu nyata menggunakan sensor murah, IoT, dan kecerdasan buatan. Proyek memasang 500 sensor di Sedibeng tahun depan dan mendapat dukungan internasional.
Studi: Ketidakamanan Energi Tingkatkan Kecemasan dan Depresi di AS
Sebuah studi oleh Michelle Graff dari Georgia Tech yang diterbitkan di JAMA Network Open menemukan ketidakamanan energi terkait gejala kecemasan dan depresi pada rumah tangga AS. Peneliti menyarankan penyaringan ketidakamanan energi oleh layanan kesehatan.