Sebuah probe serat baru menawarkan dua inovasi: mampu mengukur beberapa penanda biomolekuler sekaligus dan berukuran sangat kecil, dengan diameter 1.1 milimeter. Para pengembang mengatakan perangkat ini dapat membantu pasien dan dokter dengan pemantauan yang cepat dan minim invasif.
Probe ini melacak tiga molekul penting: glukosa, laktat, dan ethanol. Glukosa penting untuk perawatan diabetes, laktat bisa menunjukkan sepsis atau kekurangan oksigen jaringan, dan pengukuran ethanol berguna pada kasus keracunan alkohol dan perawatan kecanduan.
Saat ini penanda sering diukur dengan mikrodiálisis yang mengumpulkan sampel untuk dianalisis kemudian dan memakan waktu. Probe baru ini terhubung ke sumber cahaya inframerah tengah sehingga hasil bisa diperoleh lebih cepat tanpa mengambil sampel keluar tubuh.
Kata-kata sulit
- probe — alat kecil untuk memeriksa bagian tubuh
- biomolekuler — berkaitan dengan molekul dalam organisme hidup
- penanda — zat atau tanda yang menunjukkan kondisi tubuh
- invasif — masuk atau mengganggu bagian tubuh saat pemeriksaan
- diameter — ukuran lebar melintasi bagian bulat atau silinder
- glukosa — gula darah yang penting untuk energi tubuh
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda pengukuran cepat tanpa mengambil sampel keluar tubuh dapat membantu pasien?
- Apakah Anda merasa khawatir jika alat medis kecil dimasukkan ke tubuh? Mengapa atau mengapa tidak?
Artikel terkait
AS Perkenalkan Strategi Kesehatan Global 'America First'
Pada 18 September pemerintah AS meluncurkan Strategi Kesehatan Global "America First". Strategi ini menekankan keamanan, kemakmuran, dan pengaruh Amerika serta mengubah syarat pendanaan untuk negara berpenghasilan rendah dan menengah.
Kekerasan Terkait Peningkatan Penggunaan Tembakau pada Remaja
Penelitian menemukan hubungan kuat antara paparan berbagai bentuk kekerasan dan peningkatan penggunaan rokok serta rokok elektronik pada remaja. Para peneliti menyarankan penilaian dan pencegahan kekerasan untuk mengurangi penggunaan tembakau.
Dosis Kemoterapi Lebih Rendah Bantu Pasien Limfoma Usia 80+
Studi menunjukkan pasien limfoma usia 80 tahun ke atas dapat sembuh atau hidup lebih lama dengan dosis kemoterapi yang lebih rendah. Penelitian ini menggunakan data klinik komunitas dan menilai rejimen mini-R-CHOP serta rencana uji klinis baru dengan mosunetzumab.