Sumber yang diberikan tidak memuat isi teks apa pun. Tidak terdapat paragraf, kalimat, atau elemen informasi lain seperti nama, tanggal, lokasi, kutipan, foto, maupun data numerik.
Ketiadaan materi membuat penarikan kesimpulan faktual atau pembuatan ringkasan tidak mungkin dilakukan. Tidak ada bukti yang bisa dijadikan dasar untuk menjelaskan peristiwa, menetapkan waktu, atau mengidentifikasi pelaku.
Secara singkat, sumber ini kosong dari informasi substantif. Karena tidak ada data atau keterangan, tidak tersedia bahan untuk dianalisis atau untuk membentuk narasi faktual.
- Yang hilang antara lain: nama, tanggal, tempat, peristiwa, kutipan.
- Tidak ada angka atau dokumen pendukung yang ditemukan.
- Tanpa informasi ini, tidak ada fakta yang dapat disajikan.
Kata-kata sulit
- memuat — mencakup atau menampung teks dan informasi
- ketiadaan — keadaan ketika sesuatu tidak ada
- penarikan — tindakan membuat kesimpulan dari bukti atau data
- substansif — memiliki isi atau kandungan yang penting
- bukti — informasi atau barang yang mendukung sebuah pernyataan
- mengidentifikasi — menentukan atau mengenali siapa atau apa sesuatu itu
- narasi — cerita atau penjelasan yang mengurutkan peristiwa
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana ketiadaan informasi dalam sumber ini memengaruhi kemampuan jurnalis atau peneliti menyajikan fakta? Jelaskan dengan contoh singkat.
- Dari daftar yang hilang di teks (nama, tanggal, tempat, peristiwa, kutipan, angka, dokumen pendukung), mana yang menurut Anda paling penting untuk membuat ringkasan faktual? Mengapa?
Artikel terkait
COP30 di Belém: Tekanan Karibia untuk Keadilan Iklim
COP30 berlangsung di Belém, Brazil, dari 10 hingga 21 November untuk melanjutkan pembicaraan tentang krisis iklim. Negara-negara Karibia menuntut keadilan iklim dan agenda Loss and Damage setelah Hurricane Melissa menyebabkan kerusakan besar.
Sains warga bantu pantau kesehatan dan SDG
Tinjauan ilmiah menemukan sains warga dapat membantu memantau indikator kesehatan dan kesejahteraan yang terkait SDG dan Target Triple Billion WHO. Studi ini menunjukkan potensi besar, contoh praktik, serta tantangan kualitas dan partisipasi.
Masyarakat Adat di COP30: Hak Wilayah dan Pengetahuan untuk Iklim
Di COP30 di Belém, Sineia Do Vale menekankan bahwa mengamankan hak wilayah masyarakat adat adalah langkah pertama. Ia meminta gabungkan pengetahuan tradisional adat dengan penelitian ilmiah dan membahas kebakaran di Roraima pada 2024.
Vivien Sansour dan Perpustakaan Benih Palestina
Vivien Sansour mendirikan Perpustakaan Benih Warisan Palestina untuk menyelamatkan benih, tanaman, dan kisah pangan. Proyek itu berbasis di Battir dan menuntut perlindungan budaya serta pengetahuan pertanian di tengah penghancuran lahan.