- Kratom kini lebih sering digunakan di Amerika dan dijual online.
- Kratom dijual sebagai bubuk, pil, minuman, dan teh.
- Beberapa orang mengatakan kratom dapat membuat kecanduan.
- Ada orang yang memakai kratom untuk keluhan kesehatan ringan.
- Banyak pengguna juga melaporkan masalah kesehatan mental.
- Penelitian menemukan penggunaan kratom meningkat dalam beberapa tahun.
- Para peneliti menyarankan perlindungan lebih baik untuk anak-anak.
- Kebijakan perlu untuk batasi akses dan rawat kecanduan.
- Beberapa produk kratom bisa jauh lebih kuat.
- Organ kesehatan memperingatkan risiko dan perlunya penelitian.
Kata-kata sulit
- kecanduan — keadaan ingin memakai obat terus-menerus
- pengguna — orang yang memakai produk atau zat
- penelitian — kegiatan ilmiah untuk mencari informasi baru
- perlindungan — tindakan untuk menjaga keselamatan orang atau anak
- kebijakan — aturan atau langkah dari pemerintah atau organisasi
- risiko — kemungkinan terjadi hal buruk atau bahaya
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah membeli produk kesehatan online?
- Apakah menurutmu anak-anak perlu perlindungan dari produk seperti ini?
- Pernahkah kamu atau orang yang kamu kenal mengalami masalah kesehatan mental?
Artikel terkait
Tidur Anak dan Risiko Bunuh Diri pada Keluarga Berpenghasilan Rendah
Penelitian menunjukkan memperbaiki kualitas tidur dapat mengurangi risiko pikiran dan percobaan bunuh diri pada anak, terutama di keluarga berpenghasilan rendah. Konektivitas jaringan otak tertentu tampak memberi perlindungan terhadap efek tidur yang buruk.
Filter Rokok Melepaskan Mikroplastik ke Air
Peneliti menemukan bahwa puntung rokok melepaskan banyak mikroserat plastik ke air, baik segera maupun dalam beberapa hari. Mereka memperkirakan jumlah besar masuk ke perairan New York dan menyarankan tempat sampah serta saringan untuk mengurangi pelepasan.
Deforestasi di Tropis Mempercepat Pemanasan dan Kematian Panas
Studi menggunakan data satelit dan model menunjukkan hilangnya hutan di daerah tropis (2001–2020) menaikkan suhu lokal dan terkait sekitar 28,000 kematian panas per tahun. Sekitar 345 juta orang terpapar, terutama di Afrika, Asia Tenggara, dan Amerika Latin.