Super Bowl merupakan peristiwa besar bagi olahraga dan penjualan ritel, tetapi ungkapan "Super Bowl" dilindungi ketat sebagai merek dagang. Perlindungan ini membuat banyak pengecer menghindari penggunaan nama persis itu dalam materi pemasaran dan periklanan.
Courtney Cothren, seorang associate teaching professor di University of Missouri’s Robert J. Trulaske, Sr. College of Business, memberikan penjelasan tentang bagaimana aturan merek dagang memengaruhi strategi pemasaran ritel pada periode ini. Kajian dan jawabannya menyoroti dampak pada pengecer, konsumen, dan strategi merek.
Dalam praktiknya, pengecer memakai frasa alternatif atau promosi bertema tanpa menyebut nama langsung. Keputusan tentang kata, desain, dan iklan sering kali merupakan penilaian antara peningkatan penjualan jangka pendek dan kemungkinan konsekuensi hukum. Dari informasi yang tersedia, tidak jelas tindakan hukum spesifik apa yang diambil oleh penyelenggara atau seberapa sering perselisihan terjadi.
Kata-kata sulit
- peristiwa — kejadian penting atau acara yang berlangsung
- merek dagang — nama atau simbol yang dilindungi hukum
- perlindungan — tindakan menjaga hak atau kepemilikan
- pengecer — perusahaan atau orang yang menjual barang
- pemasaran — kegiatan mempromosikan dan menjual produk
- strategi — rencana atau cara untuk mencapai tujuan
- konsekuensi — hasil atau akibat yang mungkin terjadi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Jika Anda seorang pengecer, bagaimana Anda akan membuat promosi saat Super Bowl tanpa menyebut nama itu?
- Apakah menurut Anda perlindungan merek bermanfaat bagi penyelenggara dan konsumen? Mengapa?
- Bagaimana menurut Anda penggunaan frasa alternatif memengaruhi penjualan dan kemungkinan konsekuensi hukum?
Artikel terkait
Kekerasan Digital terhadap Jurnalis dan Aktivis Perempuan
Kekerasan digital terhadap jurnalis dan aktivis perempuan di Indonesia semakin terlihat dalam lima tahun terakhir. Serangan online meliputi doxing, manipulasi foto, peretasan dan DDoS; korban melaporkan perlindungan kelembagaan yang terbatas.
Kasus Pelanggaran Lingkungan di Republik Dominika hingga September 2025
Hingga September 2025 ada 118 perkara pelanggaran Undang-Undang 64-00 di Republik Dominika. Banyak lembaga negara, termasuk SENPA dan Direktorat Inspeksi, bekerja sama untuk menyelidiki, menyita barang, dan menindak pelanggaran.
Pakistan: Usia Nikah 18 dan Tantangan Perkawinan Anak di Punjab
Parlemen Pakistan mengesahkan undang-undang pada Mei 2025 yang menetapkan usia nikah 18 tahun dan memberi denda serta hukuman. Namun perkawinan anak masih umum di Selatan Punjab, seperti kasus Zunaira yang berumur 14 tahun.
Banjir dan Longsor di Huai Hin Lad Nai
Huai Hin Lad Nai, desa Masyarakat Adat Karen di Chiang Rai, mengalami banjir dan longsor pada September 2024. Penelitian Februari 2025 menyebut iklim dan penebangan masa lalu sebagai faktor, sementara komunitas ingin gabungkan pengetahuan adat dan sains.