Para peneliti GBCL mengatakan guncangan iklim, hama, dan penyakit meningkatkan ketidakamanan pangan di Afrika. Curah hujan yang tidak teratur dan banjir menurunkan hasil panen dan pendapatan petani.
Di Kenya, petani subsisten Salome Kibunde mengelola 5 hektare dan sangat bergantung pada hujan. Pada 2025 hujan tidak stabil sehingga benih dan panen terganggu. Di Nigeria banjir makin sering dan menimbulkan kerugian besar.
Peneliti menyarankan langkah seperti irigasi skala kecil, penyimpanan air, kredit untuk benih tahan guncangan, dan data musiman yang lebih baik untuk membantu stabilkan hasil.
Kata-kata sulit
- ketidakamanan pangan — kondisi orang tidak punya cukup makanan
- guncangan iklim — perubahan cuaca ekstrem yang mengganggu pertanian
- curah hujan — jumlah hujan yang turun di suatu tempat
- subsisten — bertani untuk kebutuhan keluarga sendiri
- irigasi — sistem untuk mengairi lahan pertanian
- penyimpanan air — cara menyimpan air agar bisa dipakai nanti
- kredit — pinjaman uang untuk membeli benih atau alat
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah cuaca di daerah Anda sering berubah-ubah? Ceritakan singkat.
- Langkah mana dari artikel yang menurut Anda paling mudah dilakukan oleh petani kecil? Mengapa?
- Pernahkah Anda melihat banjir atau kekeringan mempengaruhi hasil makanan di komunitas Anda?
Artikel terkait
Perempuan dan Imersi Hutan oleh RADD di Kamerun
RADD mengadakan kegiatan imersi hutan untuk perempuan pada 17 November 2025 di Kamerun, bertepatan dengan COP30 di Belém, Brasil (10–21 November 2025). Kegiatan ini ingin menguatkan hubungan perempuan dengan hutan dan solusi iklim lokal.