📖+10 XP
🎧+10 XP
✅+15 XP
India Batasi Visa Warga BangladeshCEFR A1
16 Jan 2026
Diadaptasi dari Zulker Naeen, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Apurba Nag, Unsplash
Level A1 – PemulaCEFR A1
2 mnt
78 kata
- India membatasi pemberian visa untuk warga Bangladesh secara ketat.
- Banyak orang kini tidak bisa datang lagi ke India.
- Kawasan di Kolkata yang biasa ramai kini sepi.
- Toko dan pasar di sana kehilangan banyak pelanggan setiap hari.
- Hotel yang dulu penuh sekarang hampir kosong.
- Pariwisata medis menurun dan banyak layanan menganggur.
- Kereta dan bus lintas batas dihentikan atau berkurang.
- Ribuan keluarga langsung kehilangan pendapatan mereka.
- Banyak usaha kecil menghadapi kesulitan besar sekarang.
- Orang mulai mencari negara lain untuk berobat.
Kata-kata sulit
- membatasi — mengurangi jumlah atau ruang untuk sesuatu
- visa — izin resmi untuk masuk ke sebuah negara
- kawasan — area atau bagian sebuah kota
- sepi — tidak ramai sedikit orang atau kegiatan
- pelanggan — orang yang membeli atau memakai layanan
- pendapatan — uang yang diperoleh seseorang atau keluarga
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah mengunjungi pasar yang sepi?
- Pernahkah kamu naik kereta atau bus antar negara?
- Apakah kamu pernah menginap di hotel yang hampir kosong?
Artikel terkait
15 Agu 2025
22 Des 2023
19 Nov 2025
28 Apr 2025
Tungku Pengasapan Modern Kurangi Kerugian Ikan di Danau Malawi
Peneliti mengembangkan tungku pengasapan tertutup untuk pengolah ikan di Danau Malawi. Tungku ini memakai lebih sedikit kayu, mempercepat pengasapan, dan dirancang untuk mengurangi kerugian pasca-panen serta membantu pengolah.
16 Apr 2026
Penelitian: Aturan AI Uni Eropa Tidak Mengatur Teknologi yang Keluar
Penelitian 7amleh menemukan bahwa aturan Uni Eropa tentang kecerdasan buatan tidak mengendalikan aliran teknologi dan dana ke pemerintahan serta militer di Asia Barat dan Afrika Utara, dengan sedikit akuntabilitas atas dampak hak asasi manusia.