📖+10 XP
🎧+10 XP
✅+15 XP
Homebound: Persahabatan dan Diskriminasi di IndiaCEFR A1
10 Jan 2026
Diadaptasi dari Abhimanyu Bandyopadhyay, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Indrajit Rana, Unsplash
Level A1 – PemulaCEFR A1
2 mnt
74 kata
- Homebound adalah film baru dari India.
- Cerita mengikuti dua teman yang tumbuh di desa.
- Mereka melakukan perjalanan naik truk pada malam hari.
- Tujuan mereka adalah mengikuti ujian untuk pekerjaan polisi.
- Hidup mereka dipengaruhi oleh asal keluarga dan keyakinan.
- Satu teman lulus ujian dan mendapat pekerjaan.
- Yang lain gagal dan bekerja tetapi mendapat hinaan.
- Ada diskriminasi terhadap perempuan dalam keluarga mereka.
- Film menunjukkan masalah hidup tanpa penutupan mudah.
- Akhirnya cerita memberi harapan tanpa penutupan penuh.
Kata-kata sulit
- ujian — tes atau pemeriksaan untuk menilai kemampuan seseorang
- polisi — orang yang menjaga keamanan dan menegakkan hukum
- mempengaruhi — membuat sesuatu berubah karena hal laindipengaruhi
- keyakinan — kepercayaan atau agama yang dimiliki seseorang
- lulus — berhasil lewat ujian atau tes
- hinaan — kata atau perlakuan yang merendahkan orang lain
- diskriminasi — perlakuan tidak adil terhadap kelompok orang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu bepergian pada malam hari?
- Pernahkah kamu ikut ujian untuk pekerjaan?
- Apa yang lebih penting menurutmu, pekerjaan atau keluarga?
Artikel terkait
4 Sep 2025
Seniman Sahel: Ketahanan dan Kreativitas di Mali, Niger, Burkina Faso
Sebuah film dokumenter oleh Joël Hevi menampilkan para seniman dan pelaku usaha budaya di Mali, Niger, dan Burkina Faso. Film itu menunjukkan kreativitas, ketahanan, dan peran budaya untuk membangun komunitas meski ada risiko keamanan.
2 Nov 2025
10 Mar 2026
18 Jun 2025
4 Des 2025
Sinema Queer di Azerbaijan: Suara Baru di Tengah Tekanan
Film pendek dan dokumenter queer muncul di Azerbaijan untuk merekam kehidupan yang terhapus dan menantang diskriminasi. Para pembuat film lokal dan asing menghadapi ujaran kebencian, perdebatan publik, dan kekerasan terhadap orang LGBTQI+.