Petani saffron di Kashmir menghadapi ancaman musim kering karena pola cuaca yang berubah. Tanaman ini sangat bergantung pada hujan dan salju, sehingga variasi presipitasi langsung memengaruhi hasil panen dan pendapatan keluarga di Pegunungan Himalaya Kashmir.
Mukhtar Ahmad dari Indian Meteorological Department memperingatkan bahwa jika presipitasi Januari tetap di bawah normal, situasi mirip kekeringan dapat berkembang di banyak daerah Kashmir. Ia menambahkan bahwa tiga sampai empat periode salju besar diperlukan untuk menutupi defisit pada November dan Desember. World Meteorological Organization menyatakan El Nino yang sedang berlangsung diperkirakan berlangsung setidaknya sampai April 2024.
Farhet Shaheeen, ekonom pertanian, menyebutkan bahwa petani dapat kehilangan hingga 70 per cent panen dalam satu musim dan menyerukan data pemerintah yang lebih baik agar langkah adaptasi bisa dirancang. Produksi saffron juga turun sejak 1990-an: hasil tahunan sekitar 15.5 tonnes dari 5,700 hectares, lalu pada 2016 luas tanam menyusut menjadi 3,715 hectares dan produksi per hektar turun tajam.
Kata-kata sulit
- presipitasi — jumlah hujan dan salju yang turun
- kekeringan — kondisi sangat sedikit atau tanpa air
- defisit — kekurangan jumlah yang seharusnya ada
- periode — bagian waktu tertentu dalam satu musim
- adaptasi — perubahan supaya bisa menghadapi kondisi baru
- produksi — jumlah barang atau hasil yang dihasilkan
- panen — hasil tanaman yang dipetik untuk dijual
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Langkah adaptasi sederhana apa yang bisa dilakukan petani saffron jika hujan dan salju berkurang?
- Mengapa teks menyebutkan data pemerintah penting untuk langkah adaptasi?
- Bagaimana menurutmu penyusutan luas tanam dan turunnya produksi sejak 1990-an memengaruhi pendapatan keluarga petani?
Artikel terkait
Pusat Data, AI, dan Tekanan Terhadap Pasokan Air di Batam
Pertumbuhan AI mendorong pembangunan pusat data di Indonesia dan kebutuhan infrastruktur. Di Batam, banyak fasilitas baru memicu kekhawatiran tentang pasokan air dan protes warga; pembuat kebijakan mendapat tekanan untuk menyeimbangkan pertumbuhan dan keberlanjutan.
Pembersihan Plastik Bisa Lepaskan Bahan Kimia Berbahaya
Penelitian di Iowa State menemukan bahwa beberapa metode pencucian plastik sebelum didaur ulang melepaskan ftalat ke air cuci. Metode ultrasonik dan natrium hidroksida ditambah deterjen menghasilkan ftalat, dan daur ulang ulang air memperbesar konsentrasi.