Banjir bandang yang melanda wilayah utara Nepal telah menyebabkan kerusakan besar dan menyoroti ancaman bencana alam di Pegunungan Himalaya. Berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa, lebih dari 1.000 orang tewas, hampir 4.000 orang hilang, dan sekitar 11.800 orang telah dievakuasi. Bencana ini menghancurkan jembatan serta jalan raya di distrik Rasuwa, sehingga memutus jalur perdagangan dan membuat warga membutuhkan bantuan.
Bencana tersebut bermula ketika es, batuan, dan tanah runtuh di dekat perbatasan. Material itu jatuh ke sungai dan membentuk bendungan alami yang menahan aliran air selama belasan jam. Pada pagi hari tanggal 26 Agustus, penghalang itu jebol dan melepaskan arus air serta lumpur yang sangat deras melalui lembah tanpa peringatan dini.
Para ahli mencatat bahwa peristiwa ini semakin sering terjadi akibat pemanasan global. Gletser di kawasan tersebut mencair dengan cepat, membuat lereng gunung menjadi tidak stabil dan memicu longsor serta banjir secara beruntun. Para peneliti menegaskan bahwa sistem pemantauan tradisional tidak lagi mampu memprediksi bahaya kompleks ini secara akurat, sehingga pemerintah perlu meningkatkan kesiapsiagaan.
Kata-kata sulit
- banjir bandang — Aliran air dan lumpur deras yang datang secara tiba-tiba.banjir
- kerusakan — Keadaan rusak atau hancur karena suatu bencana.
- evakuasi — Memindahkan orang dari tempat bahaya ke tempat aman.dievakuasi
- gletser — Es tebal yang bergerak perlahan di lereng gunung.
- kesiapsiagaan — Keadaan siap untuk menghadapi situasi darurat atau bencana.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana pemanasan global dapat memicu terjadinya bencana alam di daerah pegunungan?
- Mengapa sistem pemantauan tradisional dinilai tidak lagi mampu memprediksi bahaya saat ini?
- Langkah apa saja yang dapat diambil pemerintah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana?
Artikel terkait
Kolera 2024: Penyebaran, Penyebab, dan Upaya Pengendalian
Kolera menyebar lewat air tercemar dan tetap menjadi ancaman karena konflik, perubahan iklim, dan sistem kesehatan yang runtuh. Pada 2024 dilaporkan 560,823 kasus dan 6,028 kematian; WHO menargetkan pengurangan lewat pencegahan dan vaksin.
Arsitek 'kota spons' Yu Kongjian tewas dalam kecelakaan pesawat di Pantanal
Yu Kongjian, arsitek lanskap China yang memopulerkan konsep kota spons, tewas dalam kecelakaan pesawat di Pantanal, Brasil, pada 23 September 2025. Tiga orang lain juga meninggal dan penyelidikan masih berlangsung.
Aerosol Bukan Penyebab Utama Kenaikan Panas Bumi
Sebuah studi baru menemukan perubahan polusi udara belakangan ini bukan penyebab utama dari meningkatnya ketidakseimbangan energi yang mendorong pemanasan global. Para peneliti menemukan tren aerosol berlawanan di belahan bumi yang sebagian besar saling meniadakan.