Banjir bandang besar yang melanda wilayah utara Nepal telah memicu kerusakan masif dan memperingatkan tentang meningkatnya ancaman bencana alam yang saling terkait di Pegunungan Himalaya. Menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa, lebih dari 1.000 jiwa melayang, hampir 4.000 orang dilaporkan hilang, dan sekitar 11.800 warga berhasil dievakuasi. Bencana tersebut menghancurkan infrastruktur vital seperti jembatan, jalan raya, dan fasilitas tenaga air di distrik Rasuwa, yang sekaligus memutuskan jalur perdagangan penting menuju Tibet.
Analisis ilmiah menunjukkan bahwa bencana ini berawal dari runtuhnya sebagian besar es dan batuan di dekat perbatasan. Material tersebut jatuh ke Sungai Lhende Khola dan membentuk bendungan alami yang membendung aliran air selama sekitar 18 hingga 19 jam. Pada tanggal 26 Agustus pagi, bendungan sementara itu jebol, melepaskan arus air, lumpur, dan batu besar yang menerjang lembah tanpa adanya sistem peringatan dini yang memadai bagi masyarakat di hilir.
Peristiwa ini menjadi semakin sering dan berbahaya akibat dampak pemanasan global. Gletser di kawasan Hindu Kush Himalaya kehilangan sebagian besar luas wilayahnya dalam beberapa dekade terakhir, dengan laju pencairan yang meningkat drastis. Menyusutnya es menyebabkan lereng gunung kehilangan kestabilan, sehingga memicu rangkaian longsor dan banjir secara beruntun.
Para peneliti menegaskan bahwa metode pemantauan konvensional yang hanya berfokus pada curah hujan tinggi sudah tidak memadai. Citra satelit saat ini hanya membantu menganalisis kerusakan pascabencana tetapi belum mampu mendeteksi keruntuhan es secara tiba-tiba. Oleh karena itu, para ahli mendesak pihak berwenang untuk mengintegrasikan pengamatan satelit dengan sensor seismik dan jaringan peringatan lokal guna meningkatkan mitigasi bencana di masa depan.
Kata-kata sulit
- melanda — Menyerang atau menimpa suatu wilayah secara luas.
- kerusakan — Keadaan rusak atau hancurnya suatu bangunan atau fasilitas.
- bendungan — Bangunan penahan atau pembendung aliran air.
- pencairan — Perubahan wujud dari padat menjadi cair, seperti es.
- mitigasi — Upaya untuk mengurangi risiko dan dampak bencana alam.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana perubahan iklim dan pemanasan global mempengaruhi kondisi gletser di Pegunungan Himalaya?
- Mengapa sistem peringatan dini sangat penting bagi masyarakat yang tinggal di daerah hilir sungai?
- Langkah apa saja yang dapat diambil oleh pemerintah untuk melindungi infrastruktur dari ancaman banjir bandang?
Artikel terkait
Kolera 2024: Penyebaran, Penyebab, dan Upaya Pengendalian
Kolera menyebar lewat air tercemar dan tetap menjadi ancaman karena konflik, perubahan iklim, dan sistem kesehatan yang runtuh. Pada 2024 dilaporkan 560,823 kasus dan 6,028 kematian; WHO menargetkan pengurangan lewat pencegahan dan vaksin.
Arsitek 'kota spons' Yu Kongjian tewas dalam kecelakaan pesawat di Pantanal
Yu Kongjian, arsitek lanskap China yang memopulerkan konsep kota spons, tewas dalam kecelakaan pesawat di Pantanal, Brasil, pada 23 September 2025. Tiga orang lain juga meninggal dan penyelidikan masih berlangsung.
Aerosol Bukan Penyebab Utama Kenaikan Panas Bumi
Sebuah studi baru menemukan perubahan polusi udara belakangan ini bukan penyebab utama dari meningkatnya ketidakseimbangan energi yang mendorong pemanasan global. Para peneliti menemukan tren aerosol berlawanan di belahan bumi yang sebagian besar saling meniadakan.