Tantangan Energi Global Selatan dan Peran TiongkokCEFR A1
10 Des 2025
Diadaptasi dari Qian Sun, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Ahmed Raza, Unsplash
- Banyak negara di Selatan sekarang menghadapi masalah energi besar.
- Orang membutuhkan listrik yang selalu ada di rumah dan kota.
- Mereka juga ingin listrik yang harganya terjangkau setiap bulan.
- Negara ingin mengurangi polusi dari pembakaran bahan bakar fosil.
- Industri Tiongkok membuat panel surya, turbin angin, dan baterai.
- Peralatan murah membuat penggunaan tenaga surya menjadi lebih mungkin.
- Tetapi biaya awal masih menghalangi banyak negara untuk beralih.
- Banjir dan cuaca ekstrem merusak jaringan listrik dan rumah.
- Negara perlu rencana, dukungan, dan manufaktur lokal yang kuat.
Kata-kata sulit
- energi — daya yang dipakai untuk listrik dan mesin
- terjangkau — murah atau bisa dibeli setiap bulan
- polusi — kotoran di udara atau lingkungan dari kegiatan manusia
- bahan bakar fosil — bahan dari bumi yang dipakai sebagai bahan bakar
- panel surya — alat yang mengubah sinar matahari jadi listrik
- baterai — alat kecil untuk menyimpan listrik sementara
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah listrik di rumahmu selalu ada?
- Pernahkah kamu melihat panel surya di atap?
- Pernahkah rumahmu kena banjir?
Artikel terkait
Adaptasi Iklim Lokal Jadi Pusat Perencanaan di Afrika
Analisis baru mengatakan adaptasi iklim yang dipimpin secara lokal harus menjadi pusat perencanaan di Afrika untuk menghadapi risiko iklim yang meningkat. Studi menyorot upaya terfragmentasi, pembiayaan tidak merata, dan perlunya keterlibatan lokal.
Keadaan Darurat dan Pemuda Laki-laki di Karibia
Di beberapa bagian Karibia, keadaan darurat memperluas wewenang penegakan dan membuat kehadiran negara sangat terlihat. Langkah ini berdampak tidak proporsional pada pemuda laki-laki dan berhubungan dengan masalah pekerjaan, pendidikan, dan norma maskulinitas.
Masalah Operasi Menghambat Energi Terbarukan di Republik Dominika
Republik Dominika menambah energi terbarukan namun masalah operasi jaringan menyebabkan pemborosan dan meningkatkan penggunaan bahan bakar fosil. Pemerintah menyatakan darurat dan ada pembatasan produksi yang besar pada 2025.