LingVo.club
📖+40 XP
🎧+25 XP
+45 XP
Siklus Awan Harian di Planet Hot Jupiter WASP-94A b (Level B2) — cloudy sky at daytime

Siklus Awan Harian di Planet Hot Jupiter WASP-94A bCEFR B2

27 Mei 2026

Diadaptasi dari Johns Hopkins University, Futurity CC BY 4.0

Foto oleh Billy Huynh, Unsplash

Level B2 – Menengah-atas
5 mnt
275 kata

Analisis data dari Teleskop Luar Angkasa James Webb mengungkap siklus awan harian pada Hot Jupiter WASP-94A b, sebuah planet yang berjarak hampir 700 tahun cahaya. Pengamatan ini merupakan salah satu deteksi awal siklus awan pada Hot Jupiter dan memungkinkan pemisahan efek awan dari sinyal atmosfer sehingga komposisi gas dapat diukur lebih tepat.

Metode yang dipakai memanfaatkan transit: tim mengambil pengukuran saat tepi depan planet mulai menyeberang dan saat tepi belakang transit selesai. Karena aliran udara bergerak dari sisi malam ke siang pada tepi depan, kondisi itu mewakili pagi; sebaliknya tepi belakang mewakili sore atau malam. Hasilnya menunjukkan pagi hari dipenuhi awan magnesium silikat, sementara sore hari langit tampak jelas.

  • Satu kemungkinan adalah angin kencang mengangkat awan dari sisi malam yang dingin lalu mendorongnya jauh ke dalam sisi siang sehingga awan tersembunyi sebelum matahari terbenam.
  • Alternatifnya, awan bisa terbentuk dalam kegelapan dan menguap ketika mencapai suhu lebih dari 1,000 derajat di sisi siang.

David Sing dari Johns Hopkins mengatakan, "Saya telah mempelajari eksoplanet selama 20 tahun, dan kabut awan yang umum selalu menjadi duri di pihak kami," dan menambahkan, "Ini benar-benar mengejutkan." Perbedaan kondisi pagi dan sore juga mengubah pengukuran sebelumnya: data Hubble yang merata menunjukkan oksigen dan karbon ratusan kali dibanding Jupiter, namun data JWST yang terlokalisasi kini menunjukkan hanya lima kali lebih banyak. Tim juga menemukan siklus yang sama pada WASP-39 b dan WASP-17 b. Koautor berasal dari beberapa universitas dan observatorium, dan pendanaan datang dari yayasan serta lembaga termasuk NSF, NASA dan program Horizon Uni Eropa. Selanjutnya program besar JWST akan mempelajari siklus awan pada banyak eksoplanet lain, termasuk sebuah gas raksasa dengan orbit eksentrik di zona layak huni.

Kata-kata sulit

  • siklusurutan kejadian yang berulang dalam waktu
  • transitperistiwa saat planet melewati depan bintang
  • komposisijenis dan jumlah gas penyusun atmosfer
  • eksoplanetplanet yang berada di luar tata surya kita
  • magnesium silikatjenis partikel mineral yang membentuk awan
  • lokalisasipenentuan atau pembagian lokasi suatu fenomena
    terlokalisasi
  • menguapberubah menjadi gas karena kenaikan suhu

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Mengapa pemisahan pengukuran pagi dan sore penting untuk memahami atmosfer eksoplanet?
  • Manakah dari dua penjelasan tentang hilangnya awan di sisi siang yang Anda anggap lebih masuk akal? Jelaskan alasan singkatnya.
  • Bagaimana penemuan siklus awan ini bisa mempengaruhi cara ilmuwan memilih target untuk mencari planet yang layak huni?

Artikel terkait

Letusan Hunga Tonga bantu hilangkan metana (Level B2)
13 Mei 2026

Letusan Hunga Tonga bantu hilangkan metana

Letusan bawah laut Hunga Tonga–Hunga Ha’apai pada Januari 2022 menghasilkan plume yang tampaknya menghancurkan sebagian metana. Pengamatan satelit melihat formaldehida tinggi dan melacak awan itu selama 10 hari, yang memberi informasi baru tentang pemanasan global.