Para peneliti di Rice University membuat sebuah perban hidup yang menghasilkan sitokin terapeutik secara lokal seiring waktu. Sel hidup dikapsulasi dalam matriks hidrogel biokompatibel yang memungkinkan nutrisi dan protein berpindah tetapi melindungi bahan hidup dari respons imun tubuh.
Patch ini memuat sel ARPE-19 yang direkayasa untuk menyekresikan sitokin seperti IL-10, IL-12 dan TGF-β. Desainnya modular, sehingga sel atau protein yang dihasilkan dapat diganti sesuai kebutuhan terapi.
Dalam uji praklinis pada tikus dan babi, patch mempercepat penyembuhan luka. Analisis RNA dan transkriptomik menunjukkan peningkatan ekspresi gen yang terkait regenerasi jaringan dan modulasi imun. Penelitian ini dilaporkan di Nature Biomedical Engineering dan mendapat dukungan dari DARPA.
Kata-kata sulit
- sitokin — Protein yang mengatur respon dan perbaikan tubuh
- kapsulasi — Proses memasukkan benda hidup ke dalam kapsuldikapsulasi
- hidrogel — Bahan seperti gel yang mengandung air
- biokompatibel — Cocok dengan jaringan tubuh tanpa kerusakan
- praklinis — Tahap penelitian sebelum pengujian pada manusia
- regenerasi — Proses perbaikan atau tumbuhnya kembali jaringan
- transkriptomik — Studi semua RNA untuk melihat ekspresi gen
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu setuju penggunaan perban hidup untuk penyembuhan luka? Mengapa?
- Bagaimana desain modular bisa membantu memilih sel atau protein untuk terapi?
- Mengapa uji pada hewan penting sebelum uji pada manusia?
Artikel terkait
Kerala tetapkan Bacillus subtilis sebagai mikroba resmi
Kerala menetapkan Bacillus subtilis sebagai mikroba resmi untuk menyoroti potensi mikroba bagi kesehatan, pertanian, lingkungan, dan ketangguhan iklim. Langkah ini terkait dengan Centre of Excellence in Microbiome yang mempelajari pemanfaatan mikroba tersebut.
Paparan PM2.5 Sebelum Operasi Tingkatkan Risiko Komplikasi
Penelitian di Wasatch Front (Utah) menemukan paparan PM2.5 tinggi pada minggu sebelum operasi terkait peningkatan komplikasi pascaoperasi. Studi menganalisis hampir 50.000 operasi dan menggunakan data sensor EPA, tingkat negara, serta satelit.
Studi: Ketidakamanan Energi Tingkatkan Kecemasan dan Depresi di AS
Sebuah studi oleh Michelle Graff dari Georgia Tech yang diterbitkan di JAMA Network Open menemukan ketidakamanan energi terkait gejala kecemasan dan depresi pada rumah tangga AS. Peneliti menyarankan penyaringan ketidakamanan energi oleh layanan kesehatan.